EmitenNews.com - Kuatnya kekerabatan kalangan diaspora urang awak menemukan pembenarannya. Program Pulang Basamo 2026 memberangkatkan ribuan pemudik ke Sumatera Barat (Sumbar) dari kompleks parlemen, Jakarta, Minggu (15/3/2026). Mereka yang ikut rombongan pemberangkatan gelombang kedua itu merupakan warga Sumbar di perantauan.

Dalam keterangannya seperti dikutip Senin (16/3/2026), Koordinator Pulang Basamo 2026 Muhammad Reza Ikhwan mengatakan peserta Pulang Basamo 2026 itu mendaftar melalui mekanisme daring (online). Pendaftaran sengaja dibuat melalui sistem daring agar bisa menjangkau warga Sumbar di seluruh Indonesia.

"Dengan penggunaan online ini, kami bisa menjangkau para perantau, tidak hanya di Jabodetabek, tapi di luar Jabodetabek juga bisa kami jangkau," kata Reza Ikhwan saat melepas rombongan pemudik Pulang Basamo di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta.

Peserta mudik terjauh dalam program tersebut berasal dari Samarinda dan Bali. Mereka mendaftar langsung melalui mitra program Pulang Basamo 2026, yakni Loket.com.

"Dalam waktu satu jam, begitu kita buka registrasi di website kita, tiketnya sudah habis. Jadi, kayak bawa tiket, beli tiket konser," katanya.

Reza Ikhwan menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polda Sumbar yang ikut mengawal pemberangkatan mudik Pulang Basamo 2026 sejak gelombang pertama hingga sekarang.

"Perjalanan mudik gelombang satu dan dua ini bisa berjalan lancar, sampai ke lokasi tujuan, dengan waktu yang teratur, yang tepat, dan perjalanan yang lancar," katanya.

Wakapolda Sumbar Brigjen Pol. Solihin menyebut pengawalan rombongan mudik Pulang Basamo 2026 itu sesuai instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar melayani masyarakat.

Bus yang membawa rombongan pemudik dikawal hingga sampai ke Sumbar. Bahkan, kedatangan rombongan pemudik disambut langsung oleh sejumlah Kapolres.

"Ada tiga check point, di Lampung, di Kota Jakarta, di Kota Padang, ada Tebing Tinggi. Di sana dipecah-pecah lagi sesuai dengan tujuan Lebaran," katanya.