EmitenNews.com - Sampai Jumat (5/6/2026), spekulasi bakal masuknya ekonom senior Muhammad Chatib Basri dalam tim ekonomi Kabinet Merah Putih terus bergulir. Apalagi karena pria yang karib disapa Kang Dede itu, dikabarkan mempercepat kepulangannya ke Tanah Air, di tengah aktivitasnya sebagai Visiting Fellow di Harvard. 

Kepulangan Dede jelas makin memanaskan rumor bakal adanya reshuffle kabinet, terkhusus penggantian Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Chatib Basri disebut-sebut bakal mengisi pos menteri keuangan, posisi yang pernah didudukinya selama setahun di era Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono.

Tetapi, rumor perombakan kabinet itu sudah dibantah Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Ia memastikan tidak ada rencana Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan reshuffle kabinet. Selain itu, sampai Jumat malam, tidak ada aktivitas pelantikan menkeu baru pengganti Purbaya, di Istana Kepresidenan Jakarta.

Bahkan Menkeu Purbaya juga sudah mengeluarkan pernyataan menjawab isu soal kemungkinannya ia dilengserkan. Kepada pers, mantan Kepala Lembaga Penjamin Simpanan itu, mengatakan tidak ada rencana dirinya untuk mengundurkan diri. Ia malah menyatakan saat ini sedang maju, bukan mundur.

Lebih Awal ke Indonesia dari Amerika Serikat

Kabar terbaru seperti ditulis RMOL.id, Muhammad Chatib Basri kembali lebih awal ke Indonesia dari Amerika Serikat di tengah santernya isu perombakan kabinet. Informasi yang ada menyebutkan, mantan Menkeu itu, sebenarnya dijadwalkan bertemu sejumlah kolega yang juga sedang berada di Amerika Serikat, tepatnya di Boston. Namun agenda tersebut batal terlaksana karena ia telah lebih dulu bertolak ke Jakarta. 

Alhasil kepulangan Kang Dede menguatkan spekulasi bahwa dirinya bakal mengisi posisi strategis di pemerintahan. Informasi beredar luas yang menyebutkan Chatib akan dilantik sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. 

Saat yang sama, muncul pula kabar bahwa Purbaya tengah dipersiapkan untuk menduduki jabatan Gubernur Bank Indonesia, menggantikan Perry Warjiyo yang masa jabatannya segera berakhir. 

Yang jelas, Muhammad Chatib Basri dikenal sebagai ekonom berpengaruh di Indonesia dengan keahlian di bidang makroekonomi, perdagangan internasional, serta ekonomi politik. Ia sempat mengisi kursi menteri keuangan, yang ditinggalkan Sri Mulyani Indrawati di Kabinet SBY, saat menerima tawaran mengisi pos Direktur Pelaksana Bank Dunia.

Data yang ada menyebutkan, pengalaman dan kapasitas Chatib Basri dinilai relevan untuk menghadapi tantangan perekonomian yang saat ini cukup bikin mumet pemerintah. Pengalamannya sebagai Menteri Keuangan pada 2013-2014, bisa diandalkan untuk situasi saat ini.