Ramai-ramai Petinggi Bank Jatim Tambah Kepemilikan Saham, Cek Datanya
:
0
Ilustrasi Bank Jatim. Dok. Bank Jatim.
EmitenNews.com - Ramai-ramai petinggi Bank Jatim memborong saham perseroan. Direktur utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM), Winardi Legowo menambah porsi kepemilikan sahamnya pada 14 Juli 2026.
Manajemen BJTM dalam keterangan tertulisnya Rabu (15/7/2026) menyampaikan bahwa Winardi telah membeli saham BJTM sebanyak 248.100 lembar saham diharga Rp510 per saham.
Saat bersamaan Direktur lainnya yaitu Tonny Prasetyo membeli sebanyak 153.400 lembar saham, Wiweko Probojakti membeli sebanyak 152.400 lembar saham dan Arif Suhirman membeli sebanyak 320.700 lembar saham.
Kemudian, Umi Rodiyah membeli sebanyak 296.600 lembar saham, sedangkanRM Wahyukusumo membeli sebanyak 149.000 lembar saham.
Kemudian, Adhi Karyono selaku Komisaris membeli sebanyak 189.100 lembar saham semuanya di harga Rp510 per saham dengan tujuan Program LTI dengan kepemilikan saham langsung.
Setelah aksi korporasi itu, Winardi Legowo kini memiliki sebanyak 748.100 lembar saham (0,005%) pada bank pembangunan daerah Jawa Timur itu.
Lalu, Tonny memiliki 256.400 lembar saham (0,0017%) sedangkan Wiweko memiliki 262.400 lembar saham (0,0017%), Arif memiliki 5.655.700 lembar saham (0,0377%)
Kemudian, Umi Rodiyah memiliki 2.466.900 lembar saham (0,0164%) dan RM Wahyukusomo memiliki 149.000 lembar saham (0,001%) dan Adhi Karyono sebanyak 438.300,00 lembar saham (0,0029%).
PEFINDO Tegaskan Peringkat idAA- Kepada Bank Jatim
Sebelumnya PEFINDO menegaskan peringkat idAA- dengan prospek stabil kepada PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) dan obligasi yang masih beredar. Peringkat tersebut mencerminkan pasar captive yang kuat di Provinsi Jawa Timur, permodalan sangat kuat, dan profil likuiditas Bank yang kuat. Peringkat dibatasi oleh kualitas aset yang moderat dan persaingan yang ketat di segmen kredit produktif.
Related News
Hasil Bersih IPO Medela Potentia (MDLA) Rp635M, Cek Peruntukannya
Dapat Tugas Lain, Direktur Hasnur Internasional (HAIS) Ini Undur Diri
KMTR Pasang Badan Jamin Utang Sindikasi US$200 Juta Anak Usaha
BREN Dikonfirmasi Mau Akuisisi Geothermal FGEN di Filipina USD5 Miliar
Intiland (DILD) Nilai Gugatan PKPU Bank Mayapada Langgar Ketentuan MA
YUPI Endapkan Rp541,3 Miliar Dana IPO ke 13 Rekening di 4 Bank





