Rawan Koreksi, IHSG Orbit Area 7.311
:
0
Suasana main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan tren negatif. Itu setelah sepanjang perdagangan kemarin terkoreksi 4,57 persen menjadi 7.577. Transaksi perdagangan masih didominasi tekanan jual, namun koreksinya tertahan area support krusial 7.481.
So, indeks masih rawan melanjutkan koreksi. Sepanjang perdagangan hari ini, Kamis, 5 Maret 2026, indeks akan menjelajahi area support 7.311-7.391, dan posisi resistance 7.934-8.154. Berdasar data itu, MNC Sekuritas menyarankan para pelaku pasar untuk mengoleksi sejumlah saham andalan berikut.
Yaitu, Astra International (ASII) speculative buy Rp5.900-6.025 per helai dengan target Rp6.400-6.700 per saham, dan stop loss Rp5.725 per lembar. BSI (BRIS) speculative buy Rp2.050-2.110 per saham dengan proyeksi Rp2.220-2.400 per lembar, dan stop loss Rp1.935 per eksemplar.
Merdeka Resources (EMAS) buy on weakness Rp7.550-7.875 per saham dengan target Rp8.825-9.200 per lembar, dan stop loss Rp7.350 per helai. Timah (TINS) buy on weakness Rp3.530-3.760 per saham dengan proyeksi Rp4.270-4.720 per helai, dan stop loss Rp3.400 per eksemplar. (*)
Related News
Mari Kenali Situasi Saat Pasar Siap Alami Pergerakan Besar
IHSG Melemah Tertekan Big Banks, Saham Emiten Prajogo Berbalik Hijau
Review MSCI Jadi Penentu Sentimen Pasar dan IHSG, Begini Kata Analis
Dongkrak Ekonomi Nasional, Perbanas Resmikan UMKM Center
IHSG Siang (18/6) Merosot 1,06 Persen, LQ45 Turut Tertekan
IHSG Dibuka Lesu Dekati Level 6.100, Tertekan Sentimen Berikut





