Refinancing, IBST Ngutang Bank Permata (BNLI) Rp600 Miliar

Personel Inti Bangun Sejahtera memperagakan sistem pelayanan di lingkungan perseroan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Inti Bangun Sejahtera (IBST) mendapat suntikan modal Rp600 miliar. Pinjaman itu, mengalir deras dari Bank Permata (BNLI). Pinjaman entitas Djarum Group itu, telah diteken pada 10 Oktober 2024.
Fasilitas kredit itu, berdurasi sepanjang 1 tahun. Artinya, pinjaman tersebut jatuh tempo pada 10 Oktober 2025 mendatang. ”Dana pinjaman itu, akan digunakan untuk belanja modal, dan pembiayaan kembali pinjaman sebelumnya,” tukas Monalisa Irawan, Corporate Secretary Sarana Menara Nusantara.
Berdasar perjanjian, Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), setuju memberi jaminan perusahaan untuk menjamin pelaksanaan kewajiban penerima pinjaman. ”Protelindo menjadi jaminan atas pinjaman tersebut,” imbuh Monalisa.
Transaksi tersebut tidak berdampak negatif. Baik dari sisi kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha emiten sebagai perusahaan publik. ”Operasional perseroan tetap berjalan seperti biasa,” ucapnya.
”Struktur perjanjian fasilitas itu, memungkinkan Inti Bangun Sejahtera sebagai penerima pinjaman memperoleh pembiayaan dengan syarat, dan kondisi lebih baik,” beber Doni Wilaga Kusuma, Direktur Inti Bangun Sejahtera. (*)
Related News

Pengendali IDPR Belum Berhenti Borong Saham, Ada Apa?

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Melonjak di 2024

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Pendapatan Rp3,3T Sepanjang 2024

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar