EmitenNews.com - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menjadi lembaga keuangan yang pertama di Indonesia yang menerbitkan Orange Bonds atau instrumen obligasi dan sukuk berwawasan sosial senilai Rp16 triliun. Rinciannya, penerbitan Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) dalam bentuk PUB Obligasi senilai total Rp6 triliun dan PUB Sukuk Mudharabah senilai total Rp10 triliun.

Dalam keterangannya yang dikutip Kamis(10/7/2025), Direktur Utama PNM Arief Mulyadi mengatakan, instrumen surat berharga yang berfokus dalam pemberdayaan perempuan masih sangat minim. Ini yang pertama di pasar modal Indonesia. 

“Langkah ini merupakan wujud nyata dari semangat kami untuk menghadirkan investasi berdampak,” ujar Direktur Utama PNM Arief Mulyadi di Jakarta, Selasa.

Rencananya dana hasil penerbitan Orange Bonds akan digunakan sebagai modal kerja untuk program Mekaar dan Mekaar Syariah.

Penerbitan Orange Bonds mendapatkan sambutan positif dari pasar dan memperoleh peringkat tertinggi dari Pefindo: idAAA untuk obligasi dan idAAAsy untuk sukuk.

"Ranking itu mencerminkan surat berharga PNM ini memiliki prospek keuangan yang stabil meskipun meluncur ke pasar di tengah ketidakpastian geopolitik global," ujar Arief Mulyadi.

Distribusi efek berlangsung secara elektronik pada 8 Juli 2025, dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Juli 2025.

"Pembayaran bunga akan dibayarkan setiap triwulan atau tiga bulan sejak tanggal emisi," ujar Arief.

Sementara itu, Danantara Indonesia memberikan apresiasi terhadap peluncuran Orange Bonds, yang memantapkan posisi PNM untuk mengembangkan kapasitas usaha perempuan prasejahtera yang menjadi nasabah Mekaar.

“Sebagai bagian dari Danantara Indonesia, PNM akan terus memperkuat kontribusi dalam pembangunan nasional yang berkelanjutan,” tulis akun Instagram resmi @danantara.indonesia.