EmitenNews.com—Indeks LQ45 merupakan salah satu indeks yang populer dan menjadi favorit di kalangan investor saham. Indeks ini berisi 45 saham dengan likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar, serta didukung oleh fundamental perusahaan yang baik. Tidak hanya baik dari sisi fundamental, saham-saham LQ45 ini juga kerap memberikan keunggulan tersendiri karena cukup rajin menyetor dividen bagi para investornya.
Berikut ini adalah rangkuman 5 saham LQ45 pemberi dividen terbesar (dilihat dari dividend yield-nya) di tahun 2022:
- PTBA
Tahun 2022 menjadi tahun favorit bagi para pemegang saham PTBA. Bagaimana tidak, di tahun tersebut PTBA membagikan 100% laba bersihnya sebagai dividen! Dengan nominal dividen per saham sebesar Rp 688,515 dan harga penutupan 20 Januari 2023 di Rp 3.570, PTBA menjadi saham LQ45 pemberi dividen terbesar dengan dividend yield hingga 19,29%.
- ITMG
Masih dari sektor batu bara, pada tahun 2022 ITMG bagi-bagi dividen sebanyak 2x dengan dividen per saham Rp 3.040 untuk dividen final, dan Rp 4.128 untuk dividen interim di bulan November 2022. Di harga Rp 38.325 (20 Januari 2023), dividend yield ITMG mencapai 18,70%, terbesar kedua setelah PTBA.
- ADRO
Serupa dengan ITMG, pemegang saham ADRO mendapat guyuran dividen 2x di tahun 2022. Dividen final dibagikan di bulan Juni dengan nominal Rp 141,39 per lembar saham, dan ditutup dengan dividen interim di penghujung tahun sebesar Rp 251,28 per lembar saham. Jika dihitung dengan harga penutupan (20 Januari 2023) Rp 3.240, maka dividend yield ADRO berada di angka 12,12%.
- PGAS
Saham LQ45 pemberi dividen terbesar keempat ditempati oleh PGAS. Meski absen memberikan dividen di tahun 2021, tahun 2022 PGAS membagikan dividen sebesar Rp 124,42 per lembar saham, lebih besar 3x lipat dari dividen di tahun 2020! Dengan harga penutupan (20 Januari 2023) Rp 1.620, dividend yield PGAS adalah 7,68%.
Related News
Jaya Property (JRPT) Anggarkan Rp100 Miliar untuk Buyback Saham
Bukan dari Operasional, Laba Q1-2026 RDTX Ngebul Berkat Investasi
Perkuat Bisnis, Anak Usaha MARK Caplok AGM Rp9,99 Miliar
Laba Bersih Citra Borneo Utama (CBUT) Naik 11,5 Persen di Q1-2026
Bisnis Lelang Merosot, ASLC Petik Laba Perdana dari Jualan Mobil Bekas
Emiten TP Rachmat (DRMA) Kantongi Penjualan Rp1,5T, Laba Naik Terbatas





