RS Mitra Keluarga (MIKA) Siapkan Capex Rp800 Miliar Untuk Perlancar Ekspansi
EmitenNews.com—PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp800 miliar untuk 2023. Alokasi capex ini naik dari tahun lalu yang hanya sebesar Rp750 miliar.
"Dana capex akan digunakan untuk melanjutkan ekspansi bisnis di tahun ini," ujar Manajemen MIKA.
Selain untuk membangun rumah sakit baru, MIKA akan melakukan ekspansi bisnis dengan membeli dan menambah alat-alat medis bagi rumah sakit yang sudah beroperasi. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas serta kompleksitas pada layanan rumah sakit perseroan.
Sebagai informasi, ada tiga rumah sakit yang sedang dan akan dibangun perseroan di tahun ini. Saat ini, MIKA sedang melakukan pembangunan rumah sakit ke-30 yang berlokasi di Grand Wisata Bekasi.
Rumah sakit tersebut ditargetkan rampung pada kuartal IV 2023. Sementara itu, dua rumah sakit lainnya akan mulai dibangun pada kuartal II tahun ini.
Meski belum ada bocoran di mana lokasi rumah sakit tersebut, namun perseroan menargetkan pembangunan dua rumah sakit baru lainnya dapat rampung dan beroperasi di 2024.
Berdasarkan kinerja hingga kuartal III 2022, MIKA mencatatkan penurunan laba bersih hingga kuartal III 2022. Pengelola Rumah Sakit Mitra Keluarga ini membukukan laba sebesar Rp744,18 miliar, turun 15,69% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp882,76 miliar.
Sejalan dengan itu, pendapatan perseroan juga susut 9,79% menjadi Rp3,07 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp3,40 triliun. Berdasarkan segmennya, pendapatan rawat inap tercatat sebesar Rp2,02 triliun, turun dari sebelumnya sebesar Rp2,23 triliun. Sementara itu, pendapatan rawat jalan tercatat sebesar Rp1,05 triliun, turun dari sebelumnya Rp1,16 triliun.
Berdasarkan wilayah geografisnya, pendapatan di wilayah Jakarta dan Jawa Barat tercatat sebesar Rp2,50 triliun. Kemudian, wilayah Tegal dan Surabaya tercatat sebesar Rp564,68 miliar, dan lainnya tercatat sebesar Rp994,30 miliar.
Related News
Bangkit dari Rugi, Laba Phapros (PEHA) Melenting 109 Persen di 2025
Investor Waspada! Saham KRYA Anjlok 65%, Data Pengendali Simpang Siur
Laba Emiten Jasa Konstruksi NRCA Melonjak 115 Persen Sepanjang 2025
Emiten Furnitur Chitose (CINT) Raih Lonjakan Penjualan dan Laba 2025
TP Rachmat Jual 14,3 Juta Saham ESSA Senilai Rp10,8M, Harga Ikut Drop!
WINS Hentikan Buyback 2 Bulan Lebih Cepat, Ini Alasan Utamanya





