Rugi Bengkak 335 Persen, UNSP Juni 2024 Defisit Rp14,68 Triliun
Seorang pekerja mengangkut tandan buah segar di kebun kelapa sawit. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Bakrie Sumatera Plantations (UNSP) paruh pertama 2024 berbalik boncos Rp573,12 miliar. Longsor 335 persen dari episode sama tahun lalu dengan tabulasi laba Rp243,85 miliar. Dengan demikian, rugi per saham dasar menjadi Rp229,25 dari posisi sama tahun lalu Rp97,54.
Penjualan bersih Rp1,09 triliun, susut 12 persen dari fase sama tahun lalu Rp1,24 triliun. Beban pokok penjualan Rp851,54 miliar, berkurang signifikan dari edisi sama tahun lalu Rp1,06 triliun. Laba kotor tercatat Rp242,07 miliar, menanjak dari periode sama tahun lalu Rp180,21 miliar.
Beban penjualan Rp25,87 miliar, susut dari Rp31,19 miliar. Beban umum dan administrasi Rp200,69 miliar, bengkak dari Rp164,07 miliar. Rugi selisih kurs Rp462,77 miliar, anjlok dari untung Rp313,86 miliar. Pemilihan untuk kerugian penurunan nilai Rp2,84 miliar dari nihil. Penghasilan keuangan Rp4,66 miliar, naik dari Rp1,07 miliar.
Beban keuangan Rp100,47 miliar, bengkak dari Rp83,25 miliar. Lain-lain Rp57,65 miliar, bengkak dari Rp31,95 miliar. Rugi sebelum manfaat pajak penghasilan Rp597,87 miliar, bengkak dari untung Rp284,59 miliar. Rugi bersih Rp611,10 miliar, terjun bebas dari laba Rp249,36 miliar.
Defisiensi modal Rp6,54 triliun, bengkak dari akhir tahun lalu Rp5,93 triliun. Defisit Rp14,68 triliun, bertambah dari akhir 2023 senilai Rp14,10 triliun. Total liabilitas Rp11,25 triliun, bengkak dari akhir tahun lalu Rp10,49 triliun. Total aset Rp4,7 triliun, melesat dari akhir tahun lalu Rp4,55 triliun. (*)
Related News
Estimasi Laba 2025 Tembus Rp600 Miliar, IMPC Lebih Agresif di 2026
Dirut Problematik Akhirnya Mundur! Green Power (LABA) Rombak Pengurus
HMSP Segarkan Jajaran Direksi, Ini Profil Kandidatnya
Bank Mandiri Cuan Laba Rp56,3T di 2025, Kredit Tembus Rp1.895T
PIPA Klarifikasi Kasus IPO, Tak Berdampak ke Kinerja dan Operasional
Dua Bos Emiten Hapsoro (RAJA) Akumulasi Saham Senilai Rp3,5 Miliar





