EmitenNews.com - Surya Semesta (SSIA) akan menebar dividen tunai Rp23,52 miliar. Alokasi dividen tersebut diambil sebagian kecil dari saldo laba dengan alokasi penggunaan belum ditentukan Rp2,95 triliun. Dengan demikian, para investor akan mendapat jatah dividen Rp5 per eksemplar.

Kemudian, sebesar Rp1 miliar dari saldo laba ditahan disisihkan sebagai dana cadangan. Lalu, sisa saldo laba akan tetap dibukukan sebagai saldo laba dengan alokasi penggunaan belum ditentukan. Rencana pembagian dividen periode tahun buku 2025 sesuai hasil rapat umum pemegang saham tahunan pada 19 Juni 2026 dengan rincian jadwal sebagai berikut.

Cum dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 29 Juni 2026. Ex dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 30 Juni 2026. Cum dividen pasar tunai pada 1 Juli 2026. Ex dividen pasar tunai pada 2 Juli 2026. Daftar pemegang saham berhak dividen alias recording date pada 1 Juli 2026 pukul 16.00 WIB. Pembayaran dividen akan dilakukan pada 23 Juli 2026.

Kebijakan pembagian dividen itu, berdasar data keuangan per 31 Desember 2025. Ya, sepanjang 2025, SSIA mengemas rugi bersih Rp89,37 miliar. Saldo laba ditahan dengan alokasi penggunaan tidak dibatasi Rp2,95 triliun. Dan, total ekuitas Rp8,07 triliun. (*)