Rupiah Jebol 18.000, BI Janji Intervensi Pasar Valas
:
0
Bank Indonesia (BI) mengintensifkan langkah stabilisasi nilai tukar rupiah setelah mata uang Garuda melemah menembus level psikologis 18.000 per dolar AS. (Foto: Dok)
EmitenNews.com - Bank Indonesia (BI) mengintensifkan langkah stabilisasi nilai tukar rupiah setelah mata uang Garuda melemah menembus level psikologis 18.000 per dolar AS. Lonjakan tekanan terhadap rupiah terjadi menyusul pengunduran diri mendadak Gubernur BI Perry Warjiyo pada Senin (27/7).
Guna meredam gejolak pasar keuangan domestik, BI memperkuat bauran kebijakan moneter dengan tidak hanya bergantung pada penyesuaian suku bunga acuan. Bank sentral memaksimalkan berbagai instrumen pasar untuk menahan depresiasi mata uang nasional.
"BI tidak hanya mengandalkan suku bunga untuk mendukung rupiah. BI menggunakan bauran kebijakan yang mencakup instrumen lain seperti intervensi di pasar valuta asing spot dan kontrak forward non-deliverable baik di dalam maupun luar negeri," ujar Kepala Manajemen Moneter BI Erwin Gunawan Hutapea dalam keterangannya sebagaimana dikutip Biggo Finance, Rabu (29/7/2026).
Selain intervensi valas, BI berkomitmen menjaga pasokan likuiditas di pasar uang dan perbankan nasional. Penerbitan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) disesuaikan dengan kebutuhan likuiditas sekaligus untuk menarik kembali aliran modal asing ke Indonesia.
Pasca pengunduran diri Perry Warjiyo, Wakil Gubernur Senior Destry Damayanti secara otomatis memegang kendali sebagai Penjabat Gubernur BI sesuai ketentuan Undang-Undang Bank Indonesia. Destry mengimbau para pelaku pasar dan investor untuk tetap tenang serta tidak panik menghadapi dinamika pasar keuangan terkini.
Ia menegaskan bahwa fokus utama BI tetap pada penguatan stabilitas nilai tukar rupiah dan keandalan sistem keuangan nasional. Meski demikian, para pelaku pasar modal dan investor global terus mencermati arah kebijakan moneter serta independensi bank sentral Indonesia di bawah kepemimpinan baru
Related News
Rupiah Sempat Tembus Rp18.100 per Dolar AS, Sinyal Bahaya?
KOSPI Rontok 10 Persen, Efek Dominonya Ancam Indonesia
Taruhan Suku Bunga Fed Bayangi Rupiah dan Dolar
Yen Terancam Tembus 165 per Dolar AS, Intervensi Mengintai
Emas Tertahan di USD 4.020 Jelang Keputusan The Fed
Stok AS Menyusut, Harga Minyak Mentah Tembus USD83





