EmitenNews.com - Rupiah hari ini semakin tertekan. Berdasarkan perkembangan nilai tukar real time dari Google, rupiah pagi ini sempat tembus angka Rp17.600 per dolar AS, tepatnya Rp17.610,35, meski kemudian sedikit menguat dan terpantau kembali balik ke kisaran Rp17.500 an. Saat berita ini diturunkan, nilai tukar rupiah berada di level Rp17.575 per dolar AS.

Bloomberg juga mencatat rupiah di angka Rp17.579 per dolar. Sedangkan Bank Indonesia sejak terpuruknya rupiah, belum lagi memperbarui nilai tukar JISDOR sejak 13 Mei, dan masih tercatat Rp17.496 per dolar AS pada tanggal tersebut.

Pekan ini 12-14 Mei 2026, rupiah melemah sekitar 0,9% terhadap dolar AS.

Menurut Wise Rupiah turun -0,896% dalam 7 hari terakhir. USD/IDR naik 0,985% dalam 7 hari, artinya dolar menguat sebesar itu terhadap rupiah.

Pergerakan Dalam Seminggu

Pergerakan tertinggi pekan terjadi pada 12 Mei 2026, dimana rupiah tembus Rp17.601,5 per USD. Sedangkan terendah terjadi pada 7 Mei 2026, yakni sebesar Rp17.282 per USD. Sehingga rata-rata nilai tukar rupiah terhadap dolar pekan ini sebesae Rp17.413,26 per USD.

Salah satu penyebab melemahnya rupiah adalah menguatnya dolar terhadap hampir sebagian besar mata uang dunia. Ketegangan di Timur Tengah yang mengganggu rantai masuk lewat Teluk Hormuz dan sentimen risk-off karena data ekonomi AS juga mendorong aliran modal keluar dari pasar saham/obligasi RI juga makin membuat rupiah tertekan. Dampaknya pekan ini rupiah melemah hampir 1%.(*)

Rupiah Pagi ini Sempat Tembus Rp17.600 per Dolar AS

Rupiah hari ini semakin tertekan. Berdasarkan perkembangan nilai tukar real time dari Google, rupiah pagi ini sempat tembus angka Rp17.600 per dolar AS, tepatnya Rp17.610,35, meski kemudian sedikit menguat dan terpantau kembali balik ke kisaran Rp17.500 an.

Bloomberg juga mencatat rupiah di angka Rp17.579 per dolar. Sedangkan sejak terpuruknya rupiah, Bank Indonesia belum lagi memperbarui nilai tukar JISDOR sejak 13 Mei, dan masih tercatat Rp17.496 per dolar AS.