RUPS: Bagikan Dividen Saham, Resource Alam Indonesia (KKGI) Siapkan Dana Rp66,3 Miliar

Ilustrasi aktivitas PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI). dok. EmitenNews.
EmitenNews.com - Sesuai Hasil Rapat Umum Pemegang Saham, Kamis (7/12/2023), PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) berencana melakukan aksi korporasi di pasar modal melalui pembagian dividen saham untuk periode tahun buku 2022. Untuk itu, emiten tambang batu bara ini menyiapkan Rp66,3 miliar.
Dalam keterangan tertulisnya, yang dikutip Senin (11/12/2023), Corporate Secretary KKGI, Leny mengungkapkan, total nilai dividen saham yang disetujui RUPS adalah sebesar Rp66,3 miliar atau Rp390 per saham.
Total dividen saham yang akan dibagikan itu sebanyak 170 juta lembar. Rasio dividen saham yakni 250 banding 9 (250:9). Dividen saham akan dibayarkan pada 10 Januari 2024.
Cum dan Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi akan dilakukan pada 15 dan 18 Desember 2023. Sedangkan Cum dan Ex Dividen Saham di Pasar Tunai akan dilaksanakan pada 19 dan 20 Desember 2023.
Tanggal Daftar Pemegang Saham (DPS) yang berhak atas dividen saham pada 19 Desember 2023, jam 16.00 WIB.
Sementara itu, KKGI berencana mengalihkan sebanyak 154.876.685 saham treasuri kepada pemodal yang tercantum dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada penutupan bursa 15 Desember 2023, atau cum date pasar reguler dan negosiasi.
Keterangan resmi emiten tambang batu bara itu pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (15/11/2023), menyebutkan, setiap pemegang 250 saham pada tanggal cum date akan mendapatkan 9 saham treasuri.
Nantinya, pemodal akan memperebutkan sebanyak 170 juta saham treasuri.
Sisanya, sebanyak 9.876.685 saham treasuri akan dibagikan kepada jajaran Direksi dan Komisaris melalui program MSOP (Management Stock Option Plan).
Related News

Pengendali IDPR Belum Berhenti Borong Saham, Ada Apa?

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Melonjak di 2024

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Pendapatan Rp3,3T Sepanjang 2024

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar