Saham Emiten Taipan The Ning King 2 Kali Disetop BEI, Ada Apa?
:
0
Industri tekstil tengah menjalani fase suram. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menjatuhkan suspensi alias penghentian sementara perdagangan saham PT Argo Pantes Tbk. (ARGO). Suspensi jilid kedua ini resmi diberlakukan mulai sesi I hari ini, Jumat (25/7), untuk perdagangan di pasar reguler dan pasar tunai.
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menyatakan bahwa suspensi dilakukan sebagai bentuk perlindungan investor atas terjadinya lonjakan harga kumulatif saham ARGO yang tidak wajar dalam waktu singkat.
“Suspensi diberlakukan karena terdapat peningkatan harga saham milik taipan The Ning King ARGO yang signifikan dan tidak disertai informasi material yang memadai,” ujarnya.
Sebagai catatan, dalam sepekan terakhir, saham ARGO telah melonjak 37,72% dari Rp1.405 menjadi Rp1.935. Bahkan, jika ditarik dalam satu bulan terakhir, saham ini telah mencatatkan reli fantastis hingga 214,63%, naik dari Rp615 menjadi Rp1.935.
Atas lonjakan tak wajar tersebut, BEI juga mengubah status saham ARGO menjadi FCA alias Full Call Auction, yang berarti saham dipindahkan ke Papan Pemantauan Khusus. Status ini akan diberlakukan setidaknya selama satu minggu ke depan, tergantung evaluasi lebih lanjut.
Langkah ini bukan tanpa alasan. BEI ingin memastikan bahwa investor tidak terjebak dalam euforia spekulatif yang bisa berujung kerugian.
BEI pun kembali mengimbau seluruh pelaku pasar untuk mencermati keterbukaan informasi dari emiten, serta menghindari transaksi berdasarkan rumor atau pergerakan harga semata.
Perlu diketahui Pemilik PT Argo Pantes Tbk. (ARGO) adalah The Ning King melalui beberapa perusahaannya, termasuk PT Dharma Manunggal, PT Lintas Dirgaprama, dan PT Manunggal Prime Development. Selain itu, The Ning King juga memiliki saham langsung di ARGO melalui kepemilikan pribadinya.
Berikut adalah penjelasan lebih detail:
The Ning King: Adalah seorang konglomerat Indonesia yang dikenal sebagai pendiri Argo Manunggal Group. Ia memiliki saham langsung di ARGO dan juga memiliki saham melalui beberapa perusahaannya.
Related News
Perkuat Penetrasi Pasar Ekspor, SIG (SMGR) Raih Pendapatan Rp8,29T
RI-Papua Nugini Terhubung Jembatan Digital, TLKM: Gerbang Asia Pasifik
BJTM Guyur Dividen 55 Persen dari Laba, Cum Date 18 Mei 2026
Jasa Marga (JSMR) Borong Saham, Nilainya Rp1,12 Miliar
MDTV Pede dengan TV Drama, Optimistis Bangkit 2026
DGNS Tuntaskan Private Placement, Raup Dana Rp7,97 Miliar





