Saham SUPA Bangkit, Laba Meroket 398,8 Persen
:
0
Suasana sekitar Bursa Efek Indonesia berwarna mencolok kala Superbank melakukan IPO. FOTO - Dok SUPA
EmitenNews.com - Superbank (SUPA) per 30 September 2026 mengemas laba bersih Rp299,88 miliar. Meroket 398,8 persen dari episode sama tahun sebelumnya Rp60,12 miliar. Menyusul hasil positif itu, laba per saham dasar emiten Grup Emtek tersebut ikut terkerek menjadi Rp8,8 dari Rp3,4.
Pendapatan bunga bersih Rp1,55 triliun, melesat 42,2 persen dari periode sama tahun lalu Rp1,09 triliun. Itu terdiri dari pendapatan bunga Rp2,34 triliun, melonjak dari posisi sama tahun 2025 senilai Rp1,49 triliun. Beban bunga Rp790 miliar, mengalami pembengkakan dari fase sama tahun sebelumnya Rp400,19 miliar.
Pendapatan provisi dan komisi Rp64 miliar, melejit dari Rp10,35 miliar. Keuntungan dari penjualan efek-efek untuk tujuan investasi Rp21,75 miliar, melesat dari Rp9,91 miliar. Pendapatan operasional lainnya Rp14 juta, melonjak dari rugi Rp129 juta. Total pendapatan operasional Rp85,76 miliar, naik dari Rp20,13 miliar.
Beban kerugian penurunan nilai aset keuangan Rp364,91 miliar, bengkak dari Rp241,56 miliar. Beban umum dan administrasi Rp516,74 miliar, bertambah dari Rp476,11 miliar. Beban tenaga kerja Rp377,62 miliar, bengkak dari Rp317,99 miliar. Total beban operasional Rp1,25 triliun, bertambah dari Rp1,03 triliun.
Jumlah ekuitas Rp8,42 triliun, melonjak dari akhir tahun sebelumnya Rp8,16 triliun. Defisit Rp546,23 miliar, menciut dari Rp846,12 miliar. Total liabilitas Rp19,07 triliun, bengkak dari episode akhir tahun lalu Rp13,11 triliun. Jumlah aset Rp27,49 triliun, melonjak signifikan dari akhir tahun lalu Rp21,28 triliun.
Sepanjang perdagangan Rabu, 28 Oktober 2026, saham SUPA menguat 2,96 persen setara 10 poin menjadi Rp348. Kalau dikalkulasi sejak awal tahun 2026, saham SUPA masih terpangkas 62,38 persen alias 577 poin dari edisi 2 Januari 2026 di kisaran Rp925 per eksemplar. (*)
Related News
Emiten Prajogo (TPIA) Buyback Rp2 Triliun via BCA Sekuritas
Emiten Aguan Raup Laba Naik 38,46 Persen, Efek iPhone 18 Pro Series?
Kuartal III, COIN Berbalik Boncos Rp40,78 Miliar
WISL Siapkan Kas Rp2,12 Triliun Buat Lunasi Utang
BNI Buyback Rp547 Miliar, Durasi Sampai 27 Januari
Bebas HSC, MGLV Kebut Pusat Data, dan Jadwal Right Issue Rp2,53T





