Saldo Tak Cukup, Paramita Bangun Sarana (PBSA) Batal Bagikan Dividen Interim

EmitenNews.com -PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) membatalkan rencana pembagian dividen karena melanggar ketentuan regulator bursa.
Direktur Utama PBSA, Vincentius Susanto menjelaskan, Berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia No. Kep-00077/BEI/09-2021 yang mengatur Perubahan Ketentuan Pelaksanaan Pembagian Dividen Saham, Pembagian Saham Bonus, dan Pembagian Dividen Interim, disebutkan pada klausul 2f ‘Jumlah dividen interim yang dibagikan tidak boleh lebih dari laba bersih yang tercantum dalam laporan keuangan yang digunakan sebagai dasar pembagian dividen interim’.
Sedangkan dilihat di Laporan Keuangan Perseroan per 30 September 2023, laba bersih belum mencukupi untuk memberikan dividen sebesar yang direncanakan di dalam Pengumuman
“Atas dasar pertimbangan tersebut, Perseroan dengan ini melakukan pembatalan terhadap rencana Jadwal Pembagian Dividen Interim yang tertuang dalam Pengumuman.,”tulis dia dalam keterangan resmi, Selasa(31/10/2023)
Dia bilang pada bulan Oktober 2023 perseroan telah mencatatkan pendapatan yang cukup signifikan untuk dapat memenuhinya.
“kami akan melakukan limited review terhadap Laporan Keuangan Perseroan per 31 Oktober 2023 dan Perseroan akan kembali mengumumkan rencana Jadwal Pembagian Dividen Interim yang baru setelah Laporan Keuangan Perseroan per 31 Oktober 2023 selesai,” tegas dia.
Sebelumnya di Manajemen telah mengumumkan, Paramita Bangun Sarana (PBSA) berencana membagikan dividen Interim untuk periode tahun buku 2023 dengan total Rp120 miliar.
Vincentius Susanto Direktur Utama PBSA dalam keterangan resmi Senin (30/10) menyampaikan bahwa pembagian dividen interim dibagikan sesuai dengan keputusan Direksi yang telah disetujui Dewan Komisaris pada tanggal 26 Oktober 2023 sebesar Rp40 per lembar saham.
Adapun pada pengumuman sebelumnya Manajemen PBSA mengestimaksikan jadwal pembagian dividen interim sebagai berikut:
Related News

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya?

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG

Laba Tumbuh Moderat, 2024 Pendapatan BELL Sentuh Rp585 Miliar

Pendapatan Drop, DILD 2024 Tabulasi Laba Rp174,76 MiliarĀ

Melambung 295 Persen, WIFI 2024 Gulung Laba Rp231 Miliar

Laba dan Pendapatan Tumbuh, Ini Kinerja GOLF 2024