Seminar IIPG: Menteri PANRB, Digitalisasi Pelayanan Bukan Soal Teknologi, tapi Politik!
:
0
Menteri Penertiban Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi diapit Managing Director Indonesian Institute for Public Governance (IIPG) Irham Dilmy (kiri), dan Ketua Umum Indonesian Institute for Public Governance (IIPG) Sigit Pramono. dok. EmitenNews. Yosman Mansyur.
EmitenNews.com - Harus diakui digitalisasi pelayanan pemerintah, bukan semata soal penguasaan teknologi, tetapi berhubungan dengan politik. Jadi, harus ada kemauan politik yang kuat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Birokrasi harus memberikan pelayanan cepat, dan tidak berbelit-belit.
Dengan semangat itu saat menjadi keynote speeker dalam Seminar New Public Management, Governansi dan Inovasi Daerah, di Hotel Century, Senayan, Jakarta, Senin (27/11/2023), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas mengungkapkan mendapat tugas dari Presiden Jokowi untuk membenahi sistem birokrasi pelayanan pemerintah.
Dalam seminar itu, Menteri Abdullah Azwar Anas menyampaikan bahwa pihaknya tengah berupaya mengimplementasikan arahan Presiden Joko Widodo agar birokrasi berdampak dan bukan menjadi tumpukan kertas. Untuk itu, kata mantan Bupati Banyuwangi itu, inovasi harus mendorong birokrasi agar lincah dan cepat.
Menurut Menteri Abdullah Azwar Anas, arahan Presiden Jokowi jelas, birokrasi harus berdampak dan tidak berbelit dengan urusan kertas. Salah satu solusinya adalah dengan adanya digitalisasi.
Dari pengalamannya selama ini, sejak menjadi Bupati Banyuwangi, Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) 3 Januari-7 September 2022, dan sebagai Menteri PANRB sejak 7 September 2022, Azwar meyakinkan, digitalisasi pelayanan bukan melulu soal penguasaan teknologi.
Related News
Info Terbaru! Wahana Interfood (COCO) Gandeng PMI
BGN Gandeng JICA Kembangkan Pilot Shokuiku untuk Program MBG
Obituari Guruh Soekarnoputra: Maestro Orkestrasi Budaya Nusantara
Peduli Sosial, Upbit Lakukan Aksi Kemanusiaan di Flores dan Medan
Tolak Vonis Pengadilan Tinggi DKI, Nadiem Segera Ajukan Kasasi ke MA
Pemerintah-Banggar DPR Sepakati Asumsi RAPBN 2027, Ekonomi Tumbuh 6%





