EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan penonaktifan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Olympus Strategic Indonesia Tbk. (NATO) dan Saham PT Prima Globalindo Logistik Tbk. (PPGL) mulai sesi I Senin (7/9/2026).

Endra Febri Styawan, Pjs Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI dalam keterangan tertulisnya (4/9) menuturkan bahwa suspensi dilakukan sehubungan peningkatan harga kumulatif yang signifikan. 

"Penghentian sementara perdagangan saham NATO dan PPGL dilakukan dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi Investor," ujar Endra.

Penghentian saham ini dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai sampai dengan pengumuman Bursa lebih lanjut. Tujuannya untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya.

Riwayat ARA dan Durasi Suspensi

Kedua saham ini sama-sama mengalami kenaikan tajam beruntun sebelum disuspensi.

Saham NATO mengalami kenaikan hingga mentok batas Auto-Rejection Atas (ARA) pada 2 September 2026 +25% ke Rp975 dan 4 September 2026 +24,63% ke Rp1.265. Saham ini terakhir tercatat di Rp1.265 sebelum disuspensi pada 7 September 2026.

Adapun, saham NATO mengalami suspensi perdana dan dimungkinkan akan menjalani suspensi sehari di Bursa.

Sementara itu, saham PPGL mencatat 8x ARA beruntun. Berdasarkan data perdagangan, PPGL mencuat naik 8 hari ditutup ARA berturut-turut dari Rp224 pada 22 Agustus 2026 ke Rp468 pada 4 September 2026.

Pada 7 September 2026, PPGL terakhir tercatat di Rp468. Ini adalah suspensi kedua kalinya bagi PPGL. Sebelumnya saham ini juga disuspensi pertama kali pada 2 September 2026.