Serapan Tenaga Kerja di Jakarta Selatan Relatif Kecil, Ini Kata Indef
:
0
Ilustrasi cafe and resto. dok. Pergikuliner.
EmitenNews.com - Serapan tenaga kerja di wilayah Jakarta Selatan relatif kecil. Pasalnya, menurut Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Andry Satrio Nugroho pasar kerja di wilayah Jaksel didominasi oleh sektor jasa.
"Sektor jasa ini tidak cukup besar dalam menyerap tenaga kerja, berbeda dengan manufaktur yang justru punya daya serap yang lebih besar," kata Peneliti Indef, Andry Satrio Nugroho, di Jakarta, Kamis (19/10/2023).
Seperti diketahui sektor jasa meliputi beragam aktivitas ekonomi yang tidak melibatkan produksi barang fisik. Di antaranya pelayanan kesehatan, pendidikan, perbankan dan keuangan, transportasi serta logistik hingga teknologi informasi dan komunikasi.
Kecilnya penyerapan tenaga kerja di Jakarta Selatan karena sektor jasa memiliki kebutuhan keahlian dan ketrampilan yang lebih spesifik.
"Jakarta Selatan perekonomiannya digerakkan oleh sektor jasa maka dari itu dibutuhkan keahlian tenaga kerja yang juga tinggi. Permasalahannya adalah pasar tenaga kerja tidak besar untuk menyediakan tenaga kerja dengan keahlian spesifik," katanya.
Related News
Langkah Cerdas Hadapi Risiko Ketidakpatuhan PMK 44/2026 di Era Digital
Program 3 Juta Rumah, Jamkrindo Jamin Pembiayaan Rp50,34 Triliun
Harga Batu Bara Acuan Periode I Agustus 2026, Naik Tiga Kategori
Impor Migas Melonjak, Juni 2026 Defisit USD0,45 Miliar
Juli Terjadi Deflasi Sebesar 0,14 Persen
Dolar AS Anjlok, Rupiah Pagi ini Rebound ke Rp17.989





