Sertai Right Issue, PYFA Tawarkan Waran 3,75 Miliar Lembar
:
0
Kompleks perkantoran Pyridam Farma tampak dari udara. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Pyridam Farma (PYFA) akan menggeber right issue 5,7 miliar lembar. Penerbitan saham anyar tersebut dibalut nilai nominal Rp100. Pengeluarn saham baru setara 33,65 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh tersebut telah mengantongi restu dari para pemodal dalam rapat umum pemegang saham luar biasa pada 22 April 2026.
Perseroan juga akan menwarkan waran maksimal 33,41 persen atau 3,75 miliar eksemplar dari jumlah saham telah ditempatkan, dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Dana hasil right issue setelah dikurangi biaya-biaya, seluruhnya akan digunakan untuk akuisisi, dan untuk memperkuat struktur permodalan perseroan dalam mendukung pengembangan usaha, termasuk namun tidak terbatas pada modal kerja, belanja modal, kebutuhan pendanaan lain berhubungan kegiatan operasional, struktur permodalan, dan pengembangan usaha lainnya.
Penambahan modal dari hasil right issue akan memperkuat struktur, dan kekuatan permodalan. Selain itu, pelaksanaan right issue akan meningkatkan kemampuan dalam kegiatan operasional, investasi, dan pendanaan. Peningkatan modal dalam jangka panjang diharap meningkatkan daya saing usaha, dan peningkatan hasil nilai investasi bagi pemegang saham.
Lalu, dana hasil pelaksanaan waran seri II akan digunakan untuk modal kerja, dan biaya operasional termasuk namun tidak terbatas pada biaya bahan baku, biaya pemasaran, biaya pengembangan produk, dan biaya lain-lain yang diperlukan.
Kalau right issue, dan pelaksanaan waran seri II tidak sesuai rencana atau jumlah hasil pelaksanaan tidak mencukupi untuk memenuhi rencana tersebut, perseroan akan menggunakan pendanaan dari internal kas perseroan dan/atau pembiayaan dari perbankan dan/atau lembaga keuangan non-bank. (*)
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





