Sesuai Arahan Presiden, Kemenperin Bidik Sejuta Industri Kecil Bersertifikat TKDN

Kemenperin Bidik Sejuta Industri Kecil Bersertifikat TKDN. dok. tkdn. kemenperin.
EmitenNews.com - Ini kesempatan bagi industri kecil untuk berkiprah lebih luas. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) membidik satu juta industri kecil memiliki sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Dalam keterangannya kepada pers, Selasa (11/10/2022), Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenperin Dody Widodo mengungkapkan, Presiden menargetkan satu juta industri kecil bersertifikat TKDN yang difasilitasi secara gratis. Untuk mencapai target tersebut Kemenperin akan mendorong semaksimal mungkin.
Salah satu yang dilakukan Kemenperin untuk mewujudkan hal itu, menerbitkan Peraturan Menteri Perindustrian (Permenperin) Nomor 43 Tahun 2022 tentang Tata Cara Penunjukan Lembaga Verifikasi Independen dan Pengenaan Sanksi Administratif Dalam Rangka Penghitungan dan Verifikasi TKDN dan Nilai Bobot Manfaat Perusahaan (BMP).
Permenperin tersebut merupakan revisi dari Permenperin Nomor 57 Tahun 2006 tentang Penunjukan Surveyor sebagai Pelaksana Verifikasi Capaian TKDN atas Barang Jasa Produksi Dalam Negeri.
Melalui revisi tersebut, kata Dody Widodo, Kemenperin membuka lembaga survei penilai TKDN lain, yang tadinya hanya Sucofindo dan Surveyor Indonesia. Revisi dilakukan untuk membuka kesempatan kepada lembaga survei kredibel dan bertanggung jawab lainnya untuk bisa memverifikasi dan menghitung TKDN pada satu produk.
“Ya, walaupun pada akhirnya tetap Pusat Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) yang melegalisasinya," ujar Dody Widodo. ***
Related News

Indonesia Siapkan Langkah Strategis Respons Tarif Resiprokal AS

PTPP Hadirkan Inovasi dan Keunikan Pembangunan Terowongan di Samarinda

Balas Indonesia dengan Tarif Impor 32 Persen, Ini Alasan Trump

Hadapi Aksi Trump, Ekonom Ini Sarankan RI Evaluasi Kebijakan Dagang

Program JETP Jalan Terus, Sudah Masuk Rp18,15T Untuk 54 Proyek

Usai Semua Saham BUMN Masuk Danantara, Ini Harapan Sang CEO