Simak! Berikut Jadwal Dividen Indosat Ooredoo (ISAT) Rp2,06 Triliun

EmitenNews.com - Indosat Ooredoo Hutchison (ISAT) bakal menggelontorkan dividen Rp2,06 triliun. Alokasi dividen itu setara 43,7 persen dari torehan laba bersih tahun buku 2022 senilai Rp4,72 triliun. So, pemegang saham akan menerima santunan dividen Rp255,7 per lembar.
Kemudian, sisa laba bersih senilai Rp2,66 triliun mengalir untuk berikut. Yaitu, saldo laba dicadangkan Rp26,80 miliar, dan sebesar Rp2,63 triliun sebagai saldo belum dicadangkan. Keputusan itu, telah diambil dalam rapat umum pemegang saham tahunan pada Senin, 15 Mei 2023 pukul 14.15-15.35 WIB di Auditorium Lantai 4, Gedung Indosat Jalan Merdeka Barat Nomor 21 Jakarta.
Jadwal pembagian dividen Indosat tahun buku 2022 sebagai berikut. Cum dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 24 Mei 2023. Ex dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 25 Mei 2023. Cum dividen pasar tunai pada 26 Mei 2023. Ex dividen pasar tunai pada 29 Mei 2023.
Daftar pemegang saham berhak atas dividen alias recording date pada 26 Mei 2023. Pembayaran dividen final Indosat Ooredoo pada 15 Juni 2023. Pembayaran dividen Indosat itu, bersandar pada data dan fakta laporan keuangan perseroan per 31 Desember 2023.
Indosat sepanjang 2022 mencatat laba bersih Rp4,72 triliun. Merosot 30 persen dari episode sama 2021 sejumlah Rp6,75 triliun. Efeknya, laba per saham dasar menjadi Rp587,41 dari Rp1.242,35. Pendapatan Rp46,75 triliun, melesat 48 persen dari periode sama 2021 sebesar Rp31,38 triliun. Laba kotor terkumpul Rp10,59 triliun, menanjak tipis 2,31 persen dari edisi sama 2021 sejumlah Rp10,35 triliun.
Total aset Rp113,88 triliun, melambung dari akhir 2021 sejumlah Rp63,39 triliun. Liabilitas Rp82 triliun, menanjak dari posisi 2021 senilai Rp53 triliun. Ekuitas Rp31 triliun, meroket dari akhir 2021 sebesar Rp10 triliun. (*)
Related News

Kapok Tekor! Laba APEX 2024 Melejit 134 Persen

Tumbuh 16 Persen, ACES 2024 Tabulasi Laba Rp892 Miliar

Melangit 37.380 Persen, Laba LPKR 2024 Tembus Rp18,74 Triliun

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG

Laba Tumbuh Moderat, 2024 Pendapatan BELL Sentuh Rp585 Miliar