EmitenNews.com - Temas (TMAS) melakukan stock split dengan rasio 1 banding 10. Dengan skenario itu, nilai nominal saham perseroan akan menjadi Rp2,5 dari nilai lama Rp25. Jumlah saham menjadi 57,05 miliar lembar dari 5,7 miliar unit.
Tindakan itu, untuk meningkatkan likuiditas perdagangan saham perseroan. Meningkatkan jumlah saham perseroan yang beredar di masyarakat, meningkatkan daya tarik atas saham perseroan, dan minat investasi dari pemegang saham ritel sehingga turut serta mendukung pertumbuhan pasar modal indonesia.
Rencana itu, akan digeber setelah perseroan mendapat persetujuan pemegang saham. Oleh karena itu, perseroan berencana meminta restu pemegang saham via rapat umum pemegang saham luar biasa pada 12 April 2023. ”Persetujuan prinsip Bursa Efek Indonesia (BEI) telah didapat pada 6 Maret 2023,” tulis Marthalia Vigita, Corporate Secretary Temas.
Jadwal stock split Temas sebagai berikut. Permohonan pencatatan saham tambahan kepada BEI pada 19 April 2023. Pemberitahuan jadwal pelaksanaan stock split kepada BEI pada 3 Mei 2023. Jadwal dan tata cara pelaksanaan stock split kepada publik pada 3 Mei 2023.
Akhir perdagangan saham dengan nilai nominal lama pasar reguler dan pasar negosiasi pada 10 Mei 2023. Awal perdagangan saham dengan nilai nominal baru pasar reguler dan pasar negosiasi pada 11 Mei 2023, recording date pada 12 Mei 2023, dan awal perdagangan saham dengan nomina? baru pasar tunai pada 15 Mei 2023. (*)
Related News
SMDR Bagi Dividen Final Rp155,6 Miliar Senilai Rp9,5 per Saham
KOTA Garap Rest Area Rp300M di JORR 2, Perkuat Mesin Recurring Income
Saham Publik Cuma 0,22 Persen, FASW Cari Jalan Keluar Suspensi BEI
Jadi Rebutan Investor, TPIA Resmi Tuntaskan PUB V Rp6 Triliun
Saham Bank Mandiri (BMRI) Drop 6 Hari Beruntun Usai Dirut Riduan Beli
Sudah Jalan 4 Tahun, WSBP Masih Lanjutkan Konversi Utang Jadi Saham





