EmitenNews.com - Salim Ivomas Pratama (SIMP) bakal mengguyur dividen tunai Rp26 per lembar. Dividen tahun buku 2025 itu, akan dibayarkan pada 28 Juli 2026. Berdasar penutupan perdagangan saham edisi 25 Juni 2026 di level Rp550, maka SIMP menjanjikan dividend yield 4,72 persen.

Keputusan pembagian dividen itu, telah dipatenkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tahun buku 2025 pada Kamis, 25 Juni 2026. Selain itu, para pemegang saham juga menyetujui laporan tahunan direksi mengenai kegiatan usaha, dan kinerja keuangan untuk tahun buku berakhir pada 31 Desember 2025.

“Kami menyampaikan penghargaan atas dukungan dari seluruh pemegang saham kepada Grup SIMP,” tegas Paulus Moleonoto, Direktur Utama Grup SIMP.

Grup SIMP akan terus mengelola kegiatan usaha secara cermat, dan mengelola kegiatan operasi secara berkelanjutan. ”Grup SIMP tetap fokus pada peningkatan pengendalian biaya, efisiensi, memprioritaskan belanja modal, dan meningkatkan produktivitas,” imbuhnya.

Lo Kheng Hong sebagai salah satu pemegang saham SIMP di atas 5 persen dipastikan akan mencicipi sebagai dividen tersebut. Berdasar data Kustodian Sentral Efek Indonesia per 29 Mei 2026, Lo Kheng Hong tercatat mengempi 796.649.400 helai alias 796,64 juta lembar setara 5,14 persen.

Kalau tidak ada penambahan saham, maka Lo Kheng Hong akan mendapat jatah dividen SIMP sekitar Rp20,71 miliar. Sepanjang perdagangan kemarin, saham SIMP melejit 5 poin setara 0,92 persen menjadi Rp550. Sejak awal tahun alias year to date masih susut 3,15 persen atau 20 poin dari 2 Januari 2025 di kisaran Rp570. (*)