Soal Pusat Potong Anggaran, Mensesneg Bilang Tetap Dinikmati Daerah
Ilustrasi program makan bergizi gratis di sebuah sekolah. Dok. Tebuireng Online.
Bagusnya, Syahar mengaku daerahnya masih bisa bertahan berkat sektor pertanian dan peternakan yang menjadi andalan. Namun, ia mengaku khawatir dengan kondisi kabupaten lain yang tidak memiliki potensi pangan sekuat Sidrap.
“Alhamdulillah, hasil panen dan harga telur di Sidrap bagus. Tapi sebagai kepala daerah, kami harus melakukan efisiensi maksimal. Dan itu sudah kami lakukan,” jelasnya.
Wamendagri Bima Arya Sugiarto meminta kepala daerah tidak terlalu banyak mengeluh atas pemotongan TKD. Menurut mantan Wali Kota Bogor ini, pemerintah daerah perlu melakukan efisiensi dan mengoptimalkan potensi ekonomi lokal.
Bima Arya menegaskan, setiap daerah harus mampu menggali keunggulan lokal sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru, seperti sektor pariwisata, ekonomi kreatif, atau perikanan. ***
Related News
Tiga Personel TNI Gugur di Lebanon, Indonesia Tuntut Investigasi
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Indonesia Kirim Sinyal Keras ke PBB
Viral Kereta Whoosh Berhenti Mendadak, Ini yang Sebenarnya Terjadi
Hari Raya Paskah 2026, Menag Ajak Umat Kristiani Doakan Kedamaian
KPK Ingatkan Risiko Tata Kelola Investasi Rp6,74T di Kawasan Industri
Waspadai Potensi Godzilla El Niño di Indonesia, Ini Peringatan BRIN





