Soal Transaksi dengan EMA, Ikuti Penjelasan Indosat Ooredoo (ISAT) Berikut

EmitenNews.com - PT Indosat Ooredoo Hutchison (ISAT) menuntaskan transaksi jual beli dengan EPID Menara AssetCo (EMA). Rentetan transaksi Rp11 triliun tersebut telah dirampungkan pada 23 Mei 2022. Itu didasarkan pada Sale and Purchase Agreement (SPA) yang telah disepakati para pihak.
Sejatinya, pada 30 Maret 2021, Indosat dan EMA meneken perjanjian jual beli (SPA) untuk penjualan 4.247 menara kepada EMA. Saat bersamaan, Perseroan dan EMA juga menandatangani perjanjian induk sewa Menara untuk penyewaan kembali 4.085 menara yang dijual melalui SPA.
Transaksi itu, diungkap kepada publik pada Mei 2021 lalu dengan nilai transaksi Rp11 triliun. Sebagaimana diatur dalam perjanjian-perjanjian yang telah diungkap, EMA menggunakan hak kontraktual, dan mengajukan klaim berdasar SPA pada kuartal IV-2021. Setelah terjadi diskusi, para pihak telah menyetujui suatu penyelesaian atas klaim tersebut pada 23 Mei 2022.
Penyelesaian itu, pada umumnya dilakukan dalam bentuk non-tunai, dengan pelaksanaan terjadi dalam kurun waktu beberapa tahun. Penuntasan termasuk, antara lain, sejumlah sewa menara baru yang akan diberikan oleh perseroan kepada EMA, merupakan bagian dari kegiatan usaha umum perseroan, dan pertukaran menara.
Perkiraan nilai total dari penyelesaian tersebut hanya 0,88 persen dari nilai transaksi telah diungkap pada Mei 2021 lalu. Terdiri dari penyelesaian dalam bentuk tunai Rp2,99 miliar, dan penyelesaian dalam bentuk non-tunai, sebanyak 111 sewa menara baru, relokasi lokasi-lokasi telah berhenti beroperasi, dan 14 pertukaran menara. Penyelesaian disepakati para pihak sesuai dengan, dan dalam batas-batas ditetapkan SPA.
”Transaksi dan fakta tersebut tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, dan kelangsungan usaha perseroan sebagai perusahaan terbuka,” tutur Billy Nikolas Simanjuntak, Corporate Secretary Indosat Ooredoo Hutchison. (*)
Related News

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG

Laba Tumbuh Moderat, 2024 Pendapatan BELL Sentuh Rp585 Miliar

Pendapatan Drop, DILD 2024 Tabulasi Laba Rp174,76 MiliarĀ

Melambung 295 Persen, WIFI 2024 Gulung Laba Rp231 Miliar

Laba dan Pendapatan Tumbuh, Ini Kinerja GOLF 2024