SSIA Teken Kesepakatan Penyediaan Listrik dan EBT di Subang Smartpolitan dengan PLN
:
0
EmitenNews.com—Realisasi pengembangan kota mandiri terintegrasi "Subang Smartpolitan" terlihat semakin nyata. Baru-baru ini, PT PLN (Persero) dengan PT Suryacipta Swadaya (Suryacipta), anak usaha dari PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman untuk penyediaan dan penyaluran tenaga listrik di Subang Smartpolitan. Melalui kerjasama ini, PLN berkomitmen untuk penyediaan listrik dengan kapasitas mencapai 650 MW yang akan disalurkan dan dimanfaatkan oleh tenant di kawasan Subang Smartpolitan.
Agenda ini merupakan bagian dari program kerja sama co-investment oleh PLN, dimana PLN menggandeng lima Industri strategis di antaranya kawasan industri, industri smelter, hingga industri data center dengan mempercepat akses kelistrikan yang ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman PLN dengan lima mitra di Kantor Pusat PLN pada 5 April 2023.
Siaran Pers Suryacipta, menyebutkan, penandatanganan kerjasama dilakukan oleh Managing Director Suryacipta, Hudaya Arryanto dan Wakil Presiden Direktur Suryacipta & Direktur SSIA, Wilson Effendy dengan Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo. Acara penandatanganan juga turut dihadiri oleh Presiden Direktur Suryacipta & SSIA, Johannes Suriadjaja.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwasalah satu penopang pertumbuhan ekonomi nasional adalah sektor industri. Salah satu faktor terpenting untuk menjamin keberlanjutan dan peningkatkan daya saing industri tersebut adalah kesiapan listrik yang andal, efisien, serta berbasis energi terbarukan. "Hari ini kita akan menandatangani kerjasama dengan sejumlah mitra strategis dalam rangka penyediaan listrik. Kerjasama dengan PT Suryacipta Swadaya untuk penyediaan listrik kawasan Subang Smartpolitan," ujarnya.
Menurutnya, kerjasama ini juga merupakan role model bagaimana PLN bekerjasama co-investment dengan swasta dalam mengembangkan kawasan, yang bukan hanya bicara listrik tapi juga pengembangan interkoneksi smart solution. "Dari kerjasama ini akan dibentuk JV reneawable energi dan JV retail untuk pengembangan smart utility dan connectivity. Total penyediaan listrik untuk kawasan ini sebesar 650 MW" ujar Darmawan.
Related News
Siap Melantai Juli 2026, Ini Harga Final & Jadwal IPO 6 Emiten Baru
ATIC Bakal Gelar Rights Issue, Targetkan Dana Rp289 Miliar
PTBA dan Pertamina NRE Teken MoU Kembangkan PLTS di Lahan Pascatambang
Harga Penawaran Umum RANS Dipatok Rp170, COO Danantara Punya Segini
BTPN Lebur Oto Multiartha Jadi Satu dengan SOF, Begini Nasib Karyawan
PBSA Tebar Dividen Rp179 Miliar Setara Rp60/Saham, Yield 7,69 Persen





