EmitenNews.com - Bali Towerindo (BALI) per 31 Desember 2025 mentabulasi laba bersih Rp182,28 miliar. Melonjak 26,33 persen dari episode akhir tahun 2024 sejumlah Rp144,27 miliar. Oleh sebab itu, laba per saham ikut terangkat menjadi Rp46,33 dari sebelumnya Rp36,67. 

Pendapatan usaha Rp1,23 triliun, surplus 18,26 persen dari akhir tahun sebelumnya Rp1,04 triliun. Beban pokok pendapatan Rp594,62 miliar, bengkak dari tahun sebelumnya Rp466,23 miliar. Laba kotor terkumpul Rp644,58 miliar, mengalami lonjakan dari akhir tahun 2024 sebesar Rp579,61 miliar. 

Beban usaha Rp100,75 miliar, bengkak dari Rp94,43 miliar. Laba usaha Rp543,82 miliar, melejit dari Rp485,17 miliar. Beban keuangan Rp286,58 miliar, bengkak dari Rp258,04 miliar. Pendapatan lain-lain Rp11,86 miliar, melesat dari Rp5,31 miliar. Beban lain-lain Rp21,14 miliar, susut dari Rp29,39 miliar. 

Laba tahun berjalan Rp182,28 miliar, melesat dari Rp144,27 miliar. Jumlah ekuitas Rp2,45 triliun, turun dari akhir 2024 senilai Rp2,58 triliun. Total liabilitas Rp4,76 triliun, bengkak dari akhir tahun sebelumnya Rp3,49 triliun. Jumlah aset Rp7,22 triliun, mengalami peningkatan dari Rp6,07 triliun. (*)