Surplus 40 Persen, SMAR 2024 Tabulasi Laba Rp1,27 Triliun
:
0
Tim riset dan inovasi tengah melakukan penelitian di pabrik Sinar Mas Agro. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Sinarmas Agro (SMAR) sepanjang 2024 mengemas laba bersih Rp1,27 triliun. Surplus 39,56 persen dari episode sama tahun sebelumnya sebesar Rp917,8 miliar. Laba per saham dasar ikut menanjak menjadi Rp445 dari edisi sebelumnya Rp320.
Penjualan bersih Rp78,83 triliun, melonjak 18 persen dari posisi sama tahun sebelumnya Rp66,53 triliun. Beban pokok penjualan Rp70,82 triliun, bengkak dari periode sama akhir 2023 senilai Rp59,76 triliun. Laba kotor tercatat sebesar Rp8,01 triliun, melonjak signifikan dari fase sama tahun sebelumnya Rp6,76 triliun.
Jumlah beban usaha Rp5,98 triliun, melesat dari Rp5,27 triliun. Itu meliputi beban penjualan Rp4,51 triliun, bengkak dari Rp3,86 triliun. Beban umum dan administrasi Rp1,47 triliun, bengkak dari Rp1,41 triliun. Laba usaha tercatat sebesar Rp2,02 triliun, mengalami lonjakan dari akhir 2023 senilai Rp1,48 triliun.
Ekuitas pada laba bersih entitas asosiasi Rp103,61 miliar, turun dari Rp189,06 miliar. Pendapatan bunga Rp35,68 miliar, turun dari Rp56,11 miliar. Rugi selisih kurs Rp168,31 miliar, naik dari Rp164,98 miliar. Beban bunga dan keuangan lainnya Rp1,18 triliun, bengkak dari Rp1,27 triliun. Lain-lain bersih Rp777,85 miliar, susut dari Rp816,09 miliar.
Beban lain-lain Rp439,7 miliar, bengkak dari Rp374,18 miliar. Laba sebelum pajak Rp1,58 triliun, melonjak dari Rp1,1 triliun. Jumlah beban pajak Rp307,17 miliar, bengkak dari periode akhir tahun sebelumnya senilai Rp191,01 miliar. Laba bersih tahun berjalan Rp1,27 triliun, naik dari Rp917,87 miliar.
Jumlah ekuitas terakumulasi sebesar Rp19,88 triliun, melonjak dari episode akhir 2023 senilai Rp19,07 triliun. Total liabilitas tercatat Rp25,45 triliun, bengkak dari edisi sama akhir tahun sebelumnya Rp20,64 triliun. Jumlah aset Rp45,33 triliun, meongalami lompatan dari akhir 2023 sebesar Rp39,71 triliun. (*)
Related News
Harita Nickel Tebar Dividen Rp2,7 Triliun, Setara 30 Persen Laba 2025
Usai RUPS, Dua Emiten Ini Bakal Bagi Dividen
BNII Jadi Holding, Integrasikan Bank, Sekuritas hingga Multifinance
Hashim Komut dan Fadel Komisaris, WIFI Konsisten Bagi Dividen
ITSEC Asia (CYBR) Ekspansi Usaha Pengembangan AI dan Perangkat Lunak
ARII Siapkan Investasi Jumbo Rp1 Triliun di Sumsel, Ini Sasarannya





