Susut 10 Persen, Emiten Asuhan Lo Kheng Hong (BMTR) Paruh Pertama 2023 Catat Laba Rp440 M

EmitenNews.com - Global Mediacom (BMTR) semester I-2023 mencatat laba bersih Rp440,15 miliar. Susut 10,73 persen dari periode sama tahun sebelumnya sejumlah Rp493,08 miliar. Dengan fakta tersebut, laba per saham dasar emiten asuhan Lo Kheng Hong itu turun menjadi Rp26,9 dari edisi sama tahun sebelumnya Rp30,2.
Pendapatan turun 14,73 persen menjadi Rp5,9 triliun dari posisi sama tahun sebelumnya Rp6,92 triliun. Beban langsung Rp3,44 triliun, susut 3,37 persen dari episode sama tahun sebelumnya senilai Rp3,56 triliun. Laba kotor terakumulasi sejumlah Rp2,46 triliun, anjlok 26 persen dari episode sama tahun sebelumnya senilai Rp3,36 triliun.
Beban umum dan administrasi Rp1,23 triliun, turun tipis dari Rp1,39 triliun. Untung selisih kurs Rp35,72 miliar, melambung dari tekor Rp95,72 miliar. Beban keuangan Rp410,02 miliar, bengkak dari Rp343,96 miliar. Penghasilan bunga Rp24,5 miliar, susut dari Rp29,42 miliar. Lain-lain bersih Rp169,31 miliar, melejit dari edisi sama tahun sebelumnya minus Rp12,17 miliar.
Laba sebelum pajak Rp1,04 triliun, mengalami koreksi dari tahun sama sebelumnya Rp1,54 triliun. Beban pajak penghasilan Rp195,82 miliar, turun dari Rp287,28 miliar. Laba bersih periode berjalan terkumpul senilai Rp852,86 miliar, menukik 32 persen dari episode sama tahun sebelumnya senilai Rp1,25 triliun.
Jumlah ekuitas Rp27,48 triliun, menanjak dari akhir tahun lalu Rp26,64 triliun. Total liabilitas Rp8,92 triliun, mengalami reduksi dari posisi akhir 2022 sebesar Rp9,26 triliun. Jumlah aset terakumulasi sebesar Rp36,4 triliun, menanjak dari episode akhir tahun sebelumnya senilai Rp35,91 triliun. (*)
Related News

Laba Merosot, Grup Lippo (MLPL) 2024 Catat Penjualan Rp11,4 Triliun

Susut 24 Persen, Rugi PZZA 2024 Sisa Rp72,83 Miliar

Drop 177 Persen, GTBO 2024 Berbalik Boncos USD3,21 Juta

Pengendali IDPR Belum Berhenti Borong Saham, Ada Apa?

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Melonjak di 2024

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Pendapatan Rp3,3T Sepanjang 2024