Tambah Kapal, Kurnia Lautan (KLAS) Targetkan Laba Naik 116,8 Persen
:
0
Kegiatan usaha PT Pelayaran Kurnia Lautan Semesta Tbk (KLAS).
EmitenNews.com - PT Pelayaran Kurnia Lautan Semesta Tbk (KLAS) memasang target optimistis tahun ini. KLAS menargetkan laba bersih tahun ini menembus angka Rp 55 miliar. Target tersebut naik sekitar 116,8% dari realisasi laba tahun lalu yang hanya Rp 25,37 miliar.
Direktur Utama KLAS Kurnyatjan, Sakti Efendie mengatakan, prospek bisnis KLAS saat ini masih berjalan baik, meskipun kondisi cukup menantang ke depan. Dari segmen perkapalan, permintaan atas jasa pengangkutan masih cukup tinggi.
Di bisnis pengakutan, KLAS berencana melakukan penambahan 2 armada tugboat dan tongkang. Rencananya, kedua armada tersebut akan diserahterimakan tahun ini. KLAS juga terus mengejar kontrak baru.
“Yang saat ini sedang difinalisasi adalah kontrak jasa angkutan Batu Spilt dan Batu Bara ,” kata Kurnia dalam siaran pers.
Ke depan, KLAS akan terus menjalin kerja sama dengan mitra potensial untuk menggarap cargo dan juga terus mengikuti tender jasa angkutan kapal yang potensial. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, potensi sektor transportasi wilayah laut Indonesia sangat besar.
Tidak hanya berfungsi untuk menghubungkan seluruh kepulauannya, namun juga melayani angkutan laut/logistik internasional yang melintasi alur laut kepulauan Indonesia (ALKI).
Sedangkan bisnis penjualan kaca melalui anak usaha KLAS PT Kurnia Surya Santosa (KSS) juga masih prospektif seiring tumbuhnya rencana pembangunan rumah untuk rakyat.
Di segmen lain, yakni pasir kuarsa, Kurnia menilai permintaan komoditas ini juga terus bertumbuh seiring bertambahnya industri kaca di Indonesia.
Anak usaha KLAS, yakni Karya Cipta Lahanindo sudah menyelesaikan pembangunan mesin pemurnian pasir kuarsa menggunakan dana initial public offering (IPO). Saat ini, Karya Cipta Lahanindo sudah melakukan percobaan pengiriman ke PT Mulia Glass Float yang merupakan anak perusahaan PT Mulia Industrindo Tbk (MLIA).
“Potensi dari kontrak ini mencapai 150.000 metrik ton (MT) per tahun,” sambung Kurnia.
Related News
Aset Makin Gendut, Laba ADRO Melejit 76,84 Persen Semester I
Medio 2026 SRTG Boncos 3.897 Persen, Saham Justru Meledak
Wadirut Chaterine Sutjahyo Undur Diri Dari GOTO, Sahamnya Tetap Gocap?
BEI Pantau Saham Sumber Mas Konstruksi (SMKM), Mari Cek Alasannya
Mulai Karier di Gelael Supermarket, Dalimin Mundur dari Direktur FAST
Tambah Porsi, Mari Cek Saham Bakrie Metal di VKTR Teknologi (VKTR)





