Tambah Porsi, Mari Cek Saham Bakrie Metal di VKTR Teknologi (VKTR)
:
0
Ilustrasi mobil listrik PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. (VKTR) . Dok. VKTR.
EmitenNews.com - PT Bakrie Metal Industries, pemegang saham PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. (VKTR) telah menambah porsi kepemilikan sahamnya pada 21 Agustus 2026. Dengan aktivitas bisnis itu, PT Bakrie Metal Industries di VKTR kini menguasai 21,06 persen sasham VKTR Teknologi Mobilitas.
Manajemen VKTR mengemukakan hal tersebut dalam keterangan tertulisnya, Jumat (28/8/2026).
Bakrie Metal telah membeli 3.000.000.000 lembar saham VKTR di harga Rp100 per saham
"Transaksi ini telah dilakukan, tujuan Investasi dengan kepemilikan saham langsung," tutur manajemen.
Setelah transaksi maka kepemilikan saham PT Bakrie Metal Industries di VKTR menjadi 9,21 miliar lembar saham (21,06%) dibandingkan sebelumnya sebanyak 6,21 miliar lembar saham (14,20%).
Pengembangan Industri Kendaraan Listrik Butuh Konsistensi Investasi
Sebelumnya Wakil Komisaris Utama PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk Anindya Novyan Bakrie mengatakan bahwa pengembangan industri kendaraan listrik nasional membutuhkan konsistensi investasi, selain keberanian untuk membangun fondasi industri jangka panjang.
"Transisi menuju transportasi bersih membutuhkan lebih dari sekadar ambisi, dibutuhkan eksekusi," kata Anin Bakrie dalam agenda Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), dari keterangan resmi, Jakarta, Selasa (20/5/2026).
Bisa dibilang capaian kinerja dan perkembangan bisnis dari VKTR sepanjang tahun buku 2025 menunjukkan penguatan fundamental bisnis VKTR di tengah percepatan transisi menuju transportasi rendah emisi di Indonesia.
Pada tahun 2025, VKTR berhasil mencatat peningkatan penjualan kendaraan listrik hingga 60 persen dibanding tahun sebelumnya, yang mencerminkan meningkatnya adopsi kendaraan komersial listrik di pasar domestik.
Related News
Ditopang XPeng, ERAL Raup Laba Rp193,8M & Sales Rp6,21T Hingga Q3 2026
Laba Wilmar (CEKA) Tumbuh 52,26 Persen Hingga Kuartal III-2026
Penjualan Tembus Rp87,51 Triliun, Laba HMSP Naik 44,35% Hingga Q3 2026
Volatilitas Transaksi Efek Disorot BEI, Ini Jawaban Emiten Hapsoro
BNI Catat Laba Operasional Sebelum Pencadangan Tertinggi dalam Sejarah
Melejit 14,7 Persen, AUTO Raup Laba Rp1,80 Triliun





