Tender Pengendali Diperpanjang, Akankah Tarian Saham TCID Makin Seksi?
Head Office Mandom Indonesia di Wisma 46 Kota BNI, Lantai 7, Jalan Jend. Sudirman Kav. 1, Jakarta. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Masa penawaran tender saham pengendali Mandom Indonesia (TCID) diperpanjang. Kalon Holdings Co, Ltd memperbarui penawaran tender saham Mandom Corporation Japan (MCJ) sepanjang 7 hari kerja. Jadwal penawaran tender menjadi 26 September 2025 hingga 19 November 2025.
Jadwal penawaran tender itu, molor dari semula 26 September 2025 hingga 10 November 2025. Artinya, ada penambahan waktu sekitar 7 hari kerja menjadi 37 hari kerja dari sebelumnya hanya 30 hari kerja. Oleh karena itu, penyelesaian transaksi juga mundur menjadi Kamis, 27 November 2025 dari sediakala Senin, 17 November 2025.
”Kalon akan menyampaikan perkembangan terbaru proses pengambilalihan Mandom Corporation mengacu kepada ketentuan dalam POJK 9/2018,” tutur Koichi Watanabe, Presiden Direktur sekaligus CEO Mandom Indonesia.
Koichi optimistis, proses akuisisi tersebut tidak akan berdampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Mandom Indonesia. Berdasar laman Mandom Corporation Japan, Kalon akan mengakuisisi maksimal 40.467.222 saham atau minimal 25.285.200 helai.
Berdasar data per 25 September 2025, harga pembelian JPY1.960 per lembar. Setelah transaksi beres, Kalon akan menjadi pemegang saham pengendali Mandom Corporation Japan, dan juga pengendali tidak langsung Mandom Indobesia. So, Kalon akan mengoptimalisasi pertumbuhan, dan profitabilitas perseroan.
Menyusul proses penyelesaian akuisisi itu, saham Mandom Indonesia langsung bergerak atraktif. Melejit signifikan menjadi Rp3.200 per eksemplar. Artinya, dalam tempo dua bulan terakhir, saham Mandom meroket 790 poin atau 32,78 persen dari edisi 9 September 2025 di kisaran Rp2.410 per helai. (*)
Related News
Lewati Target 2025, Laba Bersih IMPC Naik 15 Persen ke Rp620 Miliar
RUPST Bank Mega (MEGA) Setujui Dividen Rp2T dan Saham Bonus Rp5,87T
INET Reorganisasi Kerja Sama dengan Group WIFI dari IJE ke JIA
BREN Akhiri Buyback Satu Bulan Lebih Cepat, Ini Alasannya
Emiten Haji Isam (TEBE) Bagi Dividen Jumbo, Yield Capai 12,33 Persen!
Penjualan Turun, Laba Gudang Garam (GGRM) Menggunung Rp1,55T di 2025





