Terungkap, Trump Beli Saham Nvidia dan Apple, Lepas Amazon
:
0
Beli Saham Nvidia dan Apple, Lepas Microsoft dan Amazon.(Foto: Economic Times)
EmitenNews.com - Kantor Etika Pemerintah AS Kamis (14/5) merilis laporan terbaru yang mengungkapkan bahwa Presiden Donald Trump melakukan transaksi sekuritas pada kuartal pertama tahun 2026 senilai antara USD220 juta dan USD750 juta.
Pengungkapan Aktivitas perdagangan keuangan pribadi Presiden Trump tersebut menunjukkan adanya rotasi portofolio aset Trump dengan membeli saham teknologi seperti Nvidia dan Apple, sambil menjual kepemilikan saham di Microsoft, Amazon dan Meta Platforms.
Seperti dilaporkan Finance BigGo, dokumen tersebut tidak menyebutkan jenis sekuritas atau angka laba/rugi secara spesifik. Aset tersebut dikelola oleh sebuah perwalian yang dikendalikan oleh anak-anak Trump, dengan beberapa transaksi dilakukan melalui pialang. Pengungkapan ini telah kembali memicu pengawasan atas potensi konflik kepentingan antara investasi pribadi presiden dan posisi kebijakannya.
Konflik Kepentingan
Menurut dua dokumen yang dirilis Kamis oleh Kantor Etika Pemerintah AS, Trump melakukan serangkaian transaksi sekuritas yang melibatkan perusahaan-perusahaan besar AS selama tiga bulan pertama tahun ini. Perkiraan minimum untuk nilai transaksi agregat berada di angka USD220 juta, dengan batas atas berpotensi mencapai sekitar USD750 juta. Besarnya skala perdagangan ini menimbulkan pertanyaan tentang potensi konflik kepentingan antara investasi pribadi presiden dan posisi kebijakan yang dianutnya.
Transaksi yang diungkapkan mencakup sejumlah saham unggulan Wall Street dan raksasa teknologi. Catatan pembelian mencakup sekuritas yang terkait dengan Microsoft, Meta Platforms, Oracle, Broadcom, Bank of America, dan Goldman Sachs. Obligasi pemerintah daerah juga muncul dalam catatan perdagangan.
Dari segi distribusi ukuran transaksi, dokumen-dokumen tersebut menunjukkan bias yang jelas dalam alokasi aset. Pesanan beli utama, berkisar antara USD1 juta hingga USD5 juta per transaksi, sebagian besar terkonsentrasi pada dana indeks S&P 500, Nvidia, dan Apple.
Pihak penjual jauh lebih agresif. Pesanan jual individual dalam kisaran USD5 juta hingga USD25 juta terutama menargetkan Microsoft, Amazon, dan Meta Platforms. Perombakan ini menandakan penataan ulang internal yang dramatis dalam bagian teknologi portofolio Trump, dengan fokus yang tampaknya condong ke sektor semikonduktor dan perangkat keras.
Aturan Etika Federal
Namun, dokumen publik tersebut memberikan gambaran yang tidak lengkap. Sesuai dengan aturan etika federal, pengungkapan tersebut hanya mencantumkan transaksi individual yang melebihi USD1.000 dan melaporkannya dalam rentang nilai yang luas. Dokumen tersebut tidak mengungkapkan harga perdagangan yang tepat, angka laba rugi, atau apakah aset tersebut dipegang secara langsung atau melalui rekening yang dikelola. Yang terpenting, dokumen tersebut tidak secara konsisten mengidentifikasi jenis sekuritas tertentu, sehingga tidak mungkin untuk menentukan apakah perdagangan tersebut melibatkan saham biasa, obligasi korporasi, atau derivatif kompleks lainnya.
Related News
Pemerintah Siapkan Support, Zarubezhneft Setuju Lanjutkan Blok Tuna
Temuan Uang Palsu Makin Turun, Ternyata ini Penyebabnya
Paradise Indonesia JWC 2026 Berakhir, Ini Deretan Pemenangnya
IHSG Anjlok Nyaris 2 Persen, Emiten Prajogo Dominasi Top Losers
IHSG Siang (13/5) Menjunam 1,81 Persen, Saham Eks MSCI Jadi Beban
Tampung Aspirasi Pelaku Usaha, Penyesuaian Tarif PNBP Mineral Ditunda





