EmitenNews.com - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan sebesar Rp11.000 per gram pada perdagangan Kamis (29/10/2026). Penurunan harga emas domestik ini terjadi beriringan dengan volatilitas harga emas dunia pascakeputusan bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed).

Berdasarkan data harga yang dirilis logammulia.com pada Kamis (29/10/2026), harga emas Antam berada di level Rp2.559.000 per gram. Posisi tersebut melemah dibandingkan harga pada Rabu (28/10/2026) yang tercatat sebesar Rp2.570.000 per gram.

Senada dengan harga jual, harga pembelian kembali (buyback) oleh Antam juga terkoreksi Rp11.000 per gram. Harga buyback pada Kamis ini bertengger di level Rp2.354.000 per gram, turun dari posisi sehari sebelumnya yang sebesar Rp2.365.000 per gram.

Di pasar global, data Trading Economics mencatat harga emas diperdagangkan mendekati USD4060 per ons pada Kamis (29/10/2026). Pergerakan harga emas dunia tetap berfluktuasi setelah The Fed mempertahankan suku bunga acuannya, namun memberikan panduan terbatas mengenai arah kebijakan moneter selanjutnya.

Ketidakpastian arah suku bunga global kian meningkat setelah dua pejabat The Fed berbeda pendapat dan mendukung kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin. Selain itu, Ketua The Fed Kevin Warsh mengindikasikan rencana pengurangan frekuensi keputusan suku bunga dari delapan menjadi enam kali per tahun di masa depan.

Kombinasi tingginya harga minyak dunia dan ketidakpastian kebijakan moneter AS terus membayangi pergerakan harga emas. Pelaku pasar kini mencermati rilis data indeks harga PCE AS serta dinamika geopolitik Timur Tengah untuk mengukur arah pergerakan harga emas global selanjutnya.

Berikut rincian emas Antam hari ini:

Pecahan 1 gram Rp2.559.000
Pecahan 5 gram Rp12.570.000
Pecahan 10 gram Rp25.085.000
Pecahan 25 gram Rp62.587.000
Pecahan 50 gram Rp125.095.000
Pecahan 100 gram Rp250.112.000
Pecahan 250 gram Rp625.015.000
Pecahan 500 gram Rp1.249.820.000
Pecahan 1.000 gram Rp2.499.600.000.(*)