Tiga Pentolan SPMA Borong 15 Juta Saham, Ada Pengendali!
Mesin pabrik kertas besutan Suparma. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Tiga petinggi PT Suparma Tbk. (SPMA) kompak menambah porsi kepemilikan saham mereka dalam aksi borong saham yang dilakukan pada Selasa (27/5).
Tak tanggung-tanggung, Presiden Direktur Edward Sopanan bersama dua direktur lainnya—Barli Leoponco dan Joseph Sulaiman—masuk lebih dalam lewat skema investasi strategis jangka panjang.
Corporate Secretary SPMA, Alberta Angela, mengungkapkan bahwa aksi ini dilakukan melalui entitas PT Graha Inti Harapan (GIH), yang kini resmi menjadi pemegang saham pengendali SPMA dengan kepemilikan langsung sebesar 114.171.894 lembar saham atau 3,62%.
“Tujuan dari transaksi ini adalah untuk penambahan investasi strategis jangka panjang dengan skema kepemilikan tidak langsung melalui PT Graha Inti Harapan,” kata Alberta dalam keterangan resmi, Selasa (3/6).
Rinciannya:
Edward Sopanan, sang Presiden Direktur, membeli 4,57 juta saham di harga Rp266 per saham. Dengan transaksi ini, kepemilikannya melonjak dari 0,04% menjadi 0,18% atau setara 5,7 juta saham.
Barli Leoponco juga memborong 5,7 juta saham di harga yang sama. Ini adalah pembelian perdana Barli, yang langsung mengantarkannya ke posisi pemegang 0,18% saham SPMA.
Joseph Sulaiman, yang sebelumnya sudah memiliki saham SPMA, menambah 4,57 juta saham, meningkatkan kepemilikannya dari 0,11% menjadi 0,25%.
Aksi kolektif jajaran direksi ini menunjukkan optimisme tinggi terhadap prospek jangka panjang SPMA. Dengan pembelian ini, GIH—entitas yang mewakili kepemilikan mereka—menguatkan posisinya sebagai pengendali baru SPMA.
Langkah ini diyakini dapat memberikan sinyal positif bagi pasar, terutama di tengah tren penguatan kepemilikan internal oleh manajemen perusahaan terbuka yang dinilai mencerminkan kepercayaan terhadap kinerja perusahaan ke depan.
Related News
Emiten Gocap GRPH Ungkap Aksi Divestasi Saham Pengendali
Dua Hari Beruntun, Pengendali WINR Lepas Ratusan Juta Saham Rp6,19M
Bank BJB Tawarkan Obligasi Rp932 Miliar, Bunga Hingga 6,25 Persen
Kepepet Utang! BAJA Minta Izin Rights Issue 1 Miliar Saham Baru
Pemegang Saham ATIC Setujui Right Issue, Terima Pengunduran Diri Jonan
KKGI Defisit 93 Persen Laba Bersih di 2025, Tersisa USD2,42 Juta





