Tujuh Pengurus Hengkang, Ini Penjelasan Net Visi Media (NETV)

Salah satu krue Net Visi Media kala melakukan aktivitas siaran. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Tujuh pengurus Net Visi Media (NETV) resign berjemaah. Itu terdiri dari tiga komisaris, dan empat anggota direksi. Tujuh pentolan perseroan itu, telah mengajukan surat undur diri pada 7 Oktober 2024.
Tindakan itu dilatari keputusan masing-masing personel komisaris, dan anggota direksi. ”Dan, hasil pembicaraan dengan MD Entertainment (FILM) sebagai calon pengendali baru perseroan setelah pelaksanaan private placement,” tegas Shinta Trisnawati Sutrisno, Sekretaris Perusahaan Net Visi Media.
Pengunduran diri tujuh pengurus penting perseroan itu, telah disahkan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa pada 8 Oktober 2024. Hanya, resign berjemaah itu, berlaku efektif pada tanggal tercatatnya saham tambahan hasil private placement. ”Jadi, dewan komisaris dan anggota direksi tetap menjabat sampai tanggal efektif,” imbuhnya.
Oleh karena itu, dewan komisaris dan anggota direksi masih menjalankan fungsi dan peran masing-masing, perseroan meyakini akan tetap mempertahankan visi, misi, target, dan pengembangan bisnis ke depan. Itu seiring dengan potensi sinergi positif antara perseroan dengan investor baru.
Di mana, investor anyar memiliki kemampuan khusus dalam memproduksi konten. ”Dan di sisi lain, perseroan mempunyai kemampuan untuk mendistribusikan konten melalui media televisi, digital, dan lainnya,” tambah Shinta.
Berdasar hasil rapat, formasi pengurus Net Visi Media menjadi sebagai berikut. Dewan komisaris meliputi Komisaris Utama Shania Manoj Punjabi, Komisaris Sanjeva Advani, Komisaris Independen Dian Adhitama. Direksi terdiri dari Direktur Utama Manoj Dhamonoo Punjabi, Direktur Priyadarshi Anand, dan Direktur Surya Hadiwinata. (*)
Related News

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar

Kapok Tekor! Laba APEX 2024 Melejit 134 Persen

Tumbuh 16 Persen, ACES 2024 Tabulasi Laba Rp892 Miliar

Melangit 37.380 Persen, Laba LPKR 2024 Tembus Rp18,74 Triliun

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG