Turis Asing Banyak Gunakan QRIS, Pantas Tumbuh Sampai 95 Persen
:
0
Bank Indonesia mencatat volume transaksi pembayaran digital pada Mei 2026 mencapai 5,22 miliar transaksi atau tumbuh 28,14% (yoy) didukung oleh perluasan akseptasi pembayaran digital. (Foto: QRIS Interactive)
EmitenNews.com - Bank Indonesia mencatat volume transaksi pembayaran digital pada Mei 2026 mencapai 5,22 miliar transaksi atau tumbuh 28,14% (yoy) didukung oleh perluasan akseptasi pembayaran digital. Volume transaksi melalui aplikasi mobile dan internet masing-masing tumbuh sebesar 26,16% (yoy) dan 15,51% (yoy), termasuk transaksi QRIS yang terus tumbuh tinggi mencapai 95,10% (yoy).
"Kinerja positif tersebut didukung oleh peningkatan jumlah pengguna dan merchant," jelas Gubernur BI, Perry Warjiyo, usai Rapat Dewan Gubernur BI di Jakarta, Kamis (18/6).
Yang menggembirakan, Deputi Gubernur BI, Filianingsih mengungkapkan penggunaan QRIS cross border oleh wisatawan asing di Indonesia (inbound) terus meningkat, bahkan lebih besar ketimbang pemakaian QRIS oleh WNI di luar negeri (outbound). Transaksi QRIS inbound-outbound yang sebesar Rp4,3 triliun, inbound-nya mencapai Rp2,85 triliun sementara outbound-nya hanya Rp 1,47 triliun.
“Jadi artinya wisatawan [asing] yang ke Indonesia itu lebih besar mencatatkan inbound Rp 2,85 triliun,, sementara outbound-nya, yaitu orang Indonesia yang ke luar negeri menggunakan QRIS itu hanya Rp 1,47 triliun,” jelas Filianingsih.
Ia menyebut, asal negara wisatawan asing yang paling banyak menggunakan QRIS di Indonesia adalah Malaysia hingga Singapura. “Koridor yang meningkat di sini adalah Malaysia, Tiongkok dan Singapura,” ujarnya.
Data BI mencatat penggunaan QRIS Tap juga terus meningkat. Hal ini seiring pengadopsian QRIS Tap sebagai metode pembayaran di berbagai macam transportasi mulai dari KRL sampai TransJakarta.
“Adopsi di transportasi itu sekitar 95 persen, ini dikontribusikan oleh 5 transportasi utama di Jabodetabek yaitu KRL, MRT, LRT dan TransJakarta,” jelas Filianingsih.
Ke depan, ia memproyeksi adopsi QRIS Tap akan terus meningkat dan tak hanya di sektor transportasi. Sejauh ini Filianingsih mencatat sudah ada 3,2 juta merchant yang mengadopsi metode pembayaran dengan QRIS Tap.
"Transaksi QRIS Tap terus meningkat dari sisi volume meningkat secara month to month itu 3,06 persen, mencapai 634 ribu transaksi dan nominalnya secara month to month juga meningkat 5,1 persen sebesar Rp 6,3 triliun,” ucapnya.(*)
Bank Indonesia mencatat volume transaksi pembayaran digital pada Mei 2026 mencapai 5,22 miliar transaksi atau tumbuh 28,14% (yoy) didukung oleh perluasan akseptasi pembayaran digital. Volume transaksi melalui aplikasi mobile dan internet masing-masing tumbuh sebesar 26,16% (yoy) dan 15,51% (yoy), termasuk transaksi QRIS yang terus tumbuh tinggi mencapai 95,10% (yoy).
Related News
MSCI Beri Catatan Baru, Saham Big Caps Berpotensi Hadapi Tekanan Asing
IHSG Naik Tipis 0,3 Persen ke 6.190 Usai Reviu MSCI & Tekanan BI Rate
Indonesia Ajeg di Emerging Market, Saham Ini Berpotensi Melesat
Usai Review MSCI, IHSG Diramal Bergerak di 6.100 hingga 6.250
Hasil Review MSCI, Saham-saham ini Siap Meledak
Status EM Aman, Analis Sebut IDX Kian Dekat ke Hari Pembebasan MSCI





