Turun Tangan, OJK Bakal Periksa Investasi Telkom (TLKM) di GOTO
:
0
EmitenNews.com — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan memeriksa status investasi anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), Telkomsel kepada PT GOTO Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) senilai USD6,4 triliun dengan penyerapan obligasi konversi.
Pasalnya, beberapa pelaku pasar mulai mempertanyakan transaksi yang merupakan transaksi afiliasi, mengingat terdapat hubungan saudara kandung antara Komisaris Utama GOTO, Garibaldi Thohir dan Menteri BUMN, Erick Thohir.
“Kami akan cek,” jawab kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 2B OJK, Ona Retnesti Swaminingrum ketika ditanya terkait status transaksi tersebut, apakah merupakan transaksi afliasi atau bukan, Selasa (17/5/2022).
Sementara itu, pengamat Pasar Modal, Yanuar Rizky mengatakan, sudah cukup dasar bagi OJK melakukan pemeriksaan ke arah penyidikan atas transaksi tersebut sesuai dengan UU Pasar Modal, terkait dugaan akuisisi perusahaan terbuka oleh perusahaan tertutup atau backdoor listing GOTO oleh Telkomsel yang berdampak material ke pemegang saham TLKM.
Ia beralasan, Telkomsel dengan pemegang saham pengendalinya TLKM, sedangkan TLKM dengan pengendalinya secara hukum Menteri BUMN.
“Tidak usah pake database afiliasi sampai lapis ke 7, karena kasat mata Komut Goto dan Meneg BUMN adalah afiliasi karena hubungan keluarga,” tegas dia.
Selain itu, lanjutnya, Managing Partner Konsultan Hukum dari Kantor Assegaf Hamzah & Partners yang dicatat di prospektus IPO GOTO juga menjabat Komisaris TLKM, yang bernama Bono Daru Adji.
“Atas dua hal itu, dan pemeriksaan ke arah penyidikan adalah peristiwa setelah terjadi kerugian material, maka, apa sikap OJK soal ini?” tanya dia.
Lebih lanjut Yanuar mengingatkan, penyerapan obligasi konversi tanpa bunga senilai Rp6,4 triliun yang diterbitkan GOTO oleh Telkomsel itu juga patut menjadi perhatian.
“Apakah tidak ada hubungan afiliasi bisa begitu (Red- obligasi konversi tanpa bunga)?” tanya dia.
Related News
TINS Tabulasi Laba Rp1,5 Triliun, Melesat 1.183 Persen Kuartal I 2026
Tutup Kuartal I, Penjualan TRIS Naik 13,18 Persen
Makin Bengkak, WIKA Tekor Rp1,13 Triliun Kuartal I 2026
Laba PTMR Melonjak 154 Persen Q1 2026, Saham Jalani Suspensi
Kinerja Moncer, Laba BCIP Melonjak 225 Persen Q1 2026
Drop 109 Persen, EMTK Kuartal I Boncos Rp335,85 Miliar





