Update Pandemi Covid-19 di Indonesia: Kasus Baru 263, Terbanyak dari DKI Jakarta
:
0
Pandemi Covid-19. dok. CNN Indonesia.
EmitenNews.com - Pemerintah mengupdate data pandemi Covid-19 di Indonesia. Per Sabtu (21/5/2022) ini, Indonesia mencatat sebanyak 263 kasus infeksi virus Corona, atau coronavirus disease 2019 (Covid-19). Kali ini, DKI Jakarta kembali menyumbang jumlah kasus terbanyak dengan total 93. Disusul oleh Jawa Timur dengan total 39 kasus, kemudian Jawa Barat dengan total 34 kasus. Mari tetap menegakkan protokol kesehatan.
Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengumumkan data terbaru pandemi Covid-19 itu, sesuai informasi yang dirangkum dalam 24 jam terakhir, mulai Jumat (2/5//2022) siang hingga Sabtu, pukul 12.00 WIB. Masyarakat bisa mengakses data tersebut melalui laman https://covid19.go.id/, atau situs resmi Kementerian Kesehatan, kemkes.go.id, yang setiap sore diperbarui.
Dengan tambahan baru sebanyak 263 kasus itu, total kasus infeksi virus yang awalnya dikabarkan berasal dari Wuhan, Hubei, China itu, di Tanah Air, hingga Sabtu ini, bertambah menjadi 6.052.363 penderita.
Demikian terhitung sejak Presiden Joko Widodo mengumumkan adanya penderita infeksi virus Corona, di Indonesia, Senin (2/3/2020). Kasus perdana ini, menimpa pasangan ibu dan anak perempuannya, warga Kota Depok, Jawa Barat.
Dari total kasus 6/052.363 penderita yang tercatat di Indonesia, sampai Sabtu ini, jumlah kasus aktif kini sebanyak 3.718 orang. Kasus aktif adalah penderita yang masih dirawat di rumah sakit, atau menjalani isolasi mandiri.
Satgas Penanganan Covid-19 juga melaporkan jumlah pasien sembuh bertambah 254 menjadi 5.892.126 orang. Kemudian pasien meninggal bertambah 6 menjadi 156.519 jiwa yang telah mendahului kita.
Juga tercatat sebanyak 78.614 spesimen diperiksa hari ini di seluruh Indonesia, sedangkan jumlah suspek sebanyak 3.749.
Jadi, meski terdapat kecenderungan pandemi Covid-19 mulai melandai, mari terus menegakkan protokol kesehatan, untuk mencegah penyebaran virus Corona. Dengan begitu, semoga kita bisa hidup normal kembali, seperti ketika pandemi Covid-19 belum melanda negeri tercinta ini. ***
Related News
Tabrakan Maut Kereta, Polda Jaya Periksa Pihak Taksi Green SM Besok
Politikus PDIP Ini Anggap Negara Tak Perhatikan Buruh, Cek Alasannya
Isu Pekerja hingga Kampus Dibahas di Hambalang, Begini Arahan Prabowo
Pemerintah Beli Sebagian Saham Aplikator Ojol, Ternyata Ada Misinya
Perkuat Ekosistem Kawasan IKN, Dua Investor Incar Proyek Komersial
BPK Temukan Dana Haji 2025 Salah Sasaran, 4.760 Jemaah Tidak Berhak





