Usai Dialog Strategis, BEI–OJK Akan Minta Klarifikasi MSCI Sore Ini
:
0
Ilustrasi foto Stakeholder Pasar Modal Indonesia seusai suatu agenda pertemuan.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dijadwalkan menggelar pertemuan virtual dengan MSCI Inc. pada Senin (19/10/2026) sore.
Pertemuan ini bertujuan meminta penjelasan mengenai rencana konsultasi perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market, yang diumumkan MSCI pada 15 Oktober 2026.
Sebelumnya, OJK bersama Self-Regulatory Organizations (SRO) menggelar dialog strategis dengan analis, ekonom, pelaku pasar modal, dan financial influencer pada Minggu (18/10/2026).
Pertemuan yang dihadiri Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, pejabat OJK Hasan Fawzi, dan Direktur Pengembangan BEI Iding Pardi itu membahas perkembangan terbaru serta respons terhadap pengumuman MSCI.
Salah satu yang hadir dalam dialog tersebut salah satunya ialah Perkumpulan Analis Efek Indonesia (PAEI). Ketua PAEI David Sutyanto dalam keterangannya Minggu (18/10/2026) turut bersuara mengatakan momen konsultasi ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin.
"Konsultasi ini adalah ruang bagi Indonesia untuk menunjukkan bukti hasil reformasi," ujar David.
Ia juga memaparkan dalam forum tersebut banyak membahas terkait pengentasan perilaku coordinated trading alias aksi goreng saham.
Ia mengatakan bahwa pengawasan perdagangan terkoordinasi kini sudah lebih komprehensif, tidak hanya memantau volatilitas harga tetapi juga pola transaksi dan price impact ratio. Namun menurutnya, tantangan terbesar bukan lagi soal regulasi yang makin berjubel.
"Tantangan saat ini bukan lagi kekurangan aturan, melainkan pembuktian implementasi dan dampaknya," kata David.
Terkait arah perbaikan pasar, David menegaskan bahwa fundamental emiten tetap solid secara tahunan hingga Juni 2026, pendapatan emiten tumbuh sekitar 15,9 persen dan laba bersih sekitar 16,3 persen. Sekitar 74 persen emiten membukukan laba. Valuasi pasar berada di kisaran 9,4 kali P/E (per 9 Oktober 2026), dengan basis investor mencapai 31,1 juta SID.
Related News
BEI Tetapkan ARB 7 Persen
BEI Tegaskan Fundamental dan Integritas Pasar Ditengah Dinamika MSCI
31 Emiten HSC Berpotensi Ditindakpidanakan OJK hingga Polri
Ubah Status, OJK Setujui Merger 117 jadi 33 BPR-BPRS
Gaduh Standalone Market, Investor Perhatikan ini
OJK-DPR-Polri-Danantara di BEI Singgung MSCI, Denda Rp2,1T & Bareskrim





