Usai Dicaplok H Isam, ini Kinerja Emiten Dato Low per 30 September
:
0
Suasana tampak sibuk di area pertambangan Bayan Resources. Foto - Dok Bayan
EmitenNews.com - Bayan Resources (BYAN) per 30 September 2026 mencatat laba bersih USD589,67 juta, setara Rp10,69 triliun dengan asumsi kurs Rp18.127 per dolar Amerika Serikat (USD). Melejit 12,93 persen dari episode sama tahun lalu senilai USD522,15 juta. Menyusul hasil positif itu, laba per saham dasar dan dilusian emiten pertambangan batu bara hasil kongsian Low Tuck Kwong dengan H Isam tersebut menjadi USD0,018 dari USD0,016.
Pendapatan USD2,43 miliar atau Rp44,12 triliun, turun tipis dari edisi sama 2025 sejumlah USD2,43 miliar. Beban pokok pendapatan USD1,57 miliar, menciut dari episode sama tahun sebelumnya USD1,66 miliar. Laba kotor terkumpul USD864,03 juta, mengalami lompatan dari fase sama tahun lalu USD773,35 juta.
Beban penjualan USD31,19 juta, bengkak dari USD24,98 juta. Beban umum dan administrasi USD59,97 juta, berkurang dari USD62,86 juta. Beban keuangan USD4,37 juta, turun dari USD7,52 juta. Penghasilan keuangan melonjak menjadi USD21,95 juta dari USD20,51 juta. Beban lain-lain USD24,75 juta, bengkak dari USD8,92 juta.
Laba periode berjalan USD599,06 juta, menanjak dari USD533,71 juta. Jumlah ekuitas USD2,76 miliar, surplus dari akhir tahun sebelumnya USD2,69 miliar. Total liabilitas USD724,6 juta, bertambah dari akhir 2025 senilai USD680,46 juta. Jumlah aset USD3,49 miliar, melesat dari akhir tahun lalu USD3,37 miliar.
Saham Terus Melorot
Akhir pekan lalu, saham BYAN turun 4,19 persen setara 400 poin menjadi Rp9.150 per lembar. Sebulan terakhir, saham BYAN terpangkas 21,46 persen alias 2.500 poin dari periode 1 Oktober 2026 di kisaran Rp11.650 per eksemplar. Kalau ditilik sejak awal 2026, saham BYAN telah terkoreksi 44,04 persen.
Terpotong 7.200 poin dari edisi 2 Januari 2026 di level Rp16.350. Kalau dikalkulasi dalam tempo 52 minggu terakhir, saham BYAN pernah menyentuh level tertinggi Rp18.650 per saham, dan posisi terendah di k?saran Rp8.900 per helai.
Bayan Resources dipersenjatai dengan nilai kapitalisasi pasar Rp305 triliun. Selain itu, Bayan Resources juga didukung dengan price earning rasio (PER) 20,28 kali, dan price to book value (PBV) 1,3 kali. Per akhir September 2026, pemegang saham BYAN terdiri dari beberapa pihak.
Antara lain Dato Low Tuck Kwong 13,41 miliar saham setara 40,25 persen. Elaine Low 7,33 miliar helai atau 22,002 persen. Sumber Suryadana 3,33 miliar lembar selevel 10 persen. Lim Chai Hock 1,08 miliar eksemplar atau 3,261 persen, Jenny Quantero 994,97 juta setara 2,985 persen, dan publik 21,289 persen.
Ribuan Investor Merangsek
Related News
Kinerja Solid, OMED Naikkan Target Pendapatan Jadi Rp2,5 Triliun
Pengendali TRIN Lepas 35,94 Juta Saham, Nilainya Rp8,62 Miliar
Defisit, Saham Anjlok, Emiten Martua Sitorus Rugi Makin Bengkak
Tumbuh Solid, Pendapatan Personel Alih Daya (PADA) Rp1,4T di Q3-2026
Pendapatan Naik 67 Persen, Folago (IRSX) Raih Laba Q3-2026 Rp33,85M
Pendapatan dan Laba INET Kompak Melesat di Kuartal III 2026





