Vale Indonesia Sudah Ajukan Divestasi, Pemerintah Siap Serobot 11 Persen Lagi Saham INCO
Head of Communications Vale Indonesia, Bayu Aji, menuturkan sejauh ini perusahaan baru melepas sekitar 40,64 persen saham untuk pihak Indonesia. Dengan begitu, saham perusahaan mayoritas masih dikempit oleh asing.
"PT Vale, sebagai perusahaan yang patuh terhadap hukum dan peraturan yang berlaku di Indonesia, telah secara resmi mengajukan permohonan untuk dimulainya proses divestasi lanjutan atas saham PT Vale kepada para pemangku kepentingan di Indonesia," ujarnya.
Per 31 Desember 2021, komposisi pemegang saham Vale Indonesia mayoritas masih dimiliki perusahaan asing, yaitu 43,79 persen dimiliki Vale Canada Limited, 15,03 persen Sumitomo Metal Mining Co., Ltd (SMM), dan 0,54 persen milik Vale Japan Ltd.
Berdasarkan UU No 3 Tahun 2020 Pasal 112, badan usaha pemegang IUP atau IUPK pada tahap kegiatan Operasi Produksi yang sahamnya dimiliki oleh asing wajib melakukan divestasi saham sebesar 51 persen secara berjenjang kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, BUMN, badan usaha milik daerah, dan/atau Badan Usaha swasta nasional.
Related News
Pesangon tidak Cair, Ratusan Eks Buruh Sritex (SRIL) akan Gelar AksiĀ
Percaya Diri, Pemerintah Pastikan tidak ada Impor Beras-Gula Konsumsi
Ekonomi Stagnan, 2026 Tidak ada Kenaikan Tarif Iuran BPJS Kesehatan
PascaBencana Sumatera, Presiden Pastikan Siap Terima Semua Bantuan
Jumlah Penumpang Angkutan Umum Hingga H+5 Natal 2025 Naik 6,57 Persen
Kasus Gagal Bayar, PPATK Blokir Rekening Dana Syariah Indonesia





