EmitenNews.com—PT Voksel Electric Tbk (VOKS) sebagai emiten produsen kabel, memproyeksikan pendapatan mencapai Rp 2,7 triliun sampai penghujung tahun 2022. Jumlah ini mengalami koreksi setelah kondisi perekonomian mengalami tekanan. Sebelumnya, pada awal tahun perseroan menargetkan pendapatan di kisaran Rp 3,1 triliun untuk full year 2022.

 

Perubahan ini diungkapkan oleh Sekretaris Perusahaan Voksel Electric Sachje Amalia Siddharta, dalam Paparan Publik Virtual, pada Jumat (16/12/2022).

 

Sachje menjelaskan, perseroan memperkirakan angka pendapatan hingga akhir 2022 sebesar Rp 2,7 triliun atau setara 88% dari target tahun 2022. Selain itu untuk laba kotor sebesar Rp 136 miliar, laba operasi minus Rp 92,2 miliar, dan EBITDA minus Rp 27,6 miliar.

 

Saat ini Voksel Electric (VOKS) telah mengikat kontra atau outstanding kontrak dengan mitra bisnis strategis, termasuk PLN dan perusahaan lain di dalam sektor telekomunikasi.

 

Namun, perseroan masih tetap percaya diri untuk menghadapi tahun yang akan datang. Direktur Voksel Electric Rizal Nangoy mengatakan langkah perseroan di tahun 2023 menyiapkan sejumlah strategi untuk menghadapi tahun yang penuh tantangan. Salah satu strategi itu berupa diversifikasi bisnis  untuk pelanggan dalam negeri maupun luar negeri sebagai bekal meningkatkan kinerja di tahun depan.

 

Secara ekspansi bisnis, Rizal menyatakan bahwa VOKS juga akan terus melakukan pengembangan produk agar bisa memenuhi kebutuhan pasar di masa depan yang terus dinamis.

 

Salah satunya dengan menambah kapasitas produksi pada tahun 2023, yang akan menyerap belanja modal atau capex senilai Rp70 miliar. Saat ini kapasitas produksi aluminium sang emiten itu berada di angka 54.480 ton per tahun copper cable sebesar 22.700 ton per tahun, dan kapasitas fiber optic cable 1.800.000 Fckm per tahun. 

 

Merujuk materi Paparan Publik 2022, pendapatan Voksel Electric tercatat mencapai Rp 1,9 triliun per September 2022. Angka itu naik 56,88% dari Rp 1,22 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. 

 

Pendapatan VOKS selama sembilan bulan 2022 masih didominasi oleh penjualan power cable yang mencapai Rp 1,52 triliun atau setara 79,5% dari total pendapatan VOKS.