EmitenNews.com - Indeks bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street ditutup menguat. Dow Jones menanjak 535 poin (1,56 persen) menjadi 34.913, S&P 500 surplus 74 poin (1,71 persen) ke level 4.438, Nasdaq melesat 252 poin (1,73 persen) ke posisi 14.823, dan EIDO naik 0,43 poin (1,78 persen) pada level 24,59.
Lompatan Wall Street itu, dipicu laporan kinerja keuangan emiten kuartal ketiga tahun ini melebihi ekspektasi. Sejumlah emiten mulai melaporkan kinerja keuangan antara lain Walgreens Boots Aliance, United Health, Bank of America, dan lain-lain. Sementara itu, klaim pengangguran mingguan lebih rendah dari ekspektasi juga turut menjadi sentimen positif tambahan pasar.
Walgreens Boots Alliance menguat 7,4 persen setelah melaporkan laba bersih lebih dari ekspektasi, dan mengumumkan telah menjadi pemilik mayoritas Village MD dengan nilai investasi USD5,2 miliar. Itu akan menjadikan bisnis kesehatan menjadi mesin pertumbuhan ke depan. Sejalan dengan Walgreens, emiten lain melaporkan kinerja lebih baik dari ekspektasi seperti Bank of America naik 4,5 persen, Morgan Stanley 2,5 persen, dan Citigroup 0,8 persen.
Nah, dari data ketenagakerjaan dilaporkan klaim pengangguran mingguan berakhir pada 9 Oktober tercatat 293 ribu lebih rendah dari periode sebelumnya 329 ribu, dan ekspektasi 318 ribu. Klaim pengangguran itu, juga mencatat rekor klaim pengangguran di bawah 300 ribu untuk kali pertama sejak pandemi Covid-19 terjadi.
Mino, Equity Analyst Indo Premier Sekuritas menyebut lonjakan indeks bursa saham AS Wall Street akan menjadi sentimen positif indeks harga saham gabungan (IHSG). Sementara itu, lompatan sejumlah harga komoditas, dan ekspektasi kembali surplus neraca perdagangan September akan menjadi tambahan sentimen positif pasar.
Indeks diprediksi bergerak menguat dengan support level 6.565, dan resistance level 6.685. Sejumlah saham laik beli antara lain BRIS support Rp2.050, resisten Rp2.130, RALS support Rp750, resisten Rp780, ADRO support Rp1.825, resisten Rp1.885, dan AKRA support Rp4.280, resisten Rp4.420. (*)
Related News
Akhiri Juni IHSG Rontok Lagi, Market Cap di Bawah 10 Ribu Triliun
Menanti Review S&P Bulan Juli hingga MSCI yang Jadi Overhang Terbesar
Merah Total, IHSG Kembali Terpuruk 2,42 Persen ke 5.679
Susunan Direksi BEI Periode 2026-2030, Ini Nama-Namanya
Baru Buka, IHSG Tetiba Anjlok 1,26 Persen ke 5.747
Vietnam Airlines Bidik Laba Meski Bahan Bakar Melonjak, Garuda Bisa?





