Waskita Beton (WSBP) Raih Kontrak Baru Rp13,7M, Bisnis Ini Penopangnya

Gambar emiten WSBP
EmitenNews.com - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mencatatkan Nilai Kontrak Baru (NKB) sebesar Rp13,78 miliar hingga Oktober 2024 dari lini bisnis sewa alat beratnya. Menurut Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP, Fandy Dewanto, bisnis ini memiliki prospek cerah dan merupakan bagian dari strategi one-stop solution di industri beton yang ditawarkan perusahaan.
"Kami melihat potensi besar dari optimalisasi aset untuk mendukung berbagai proyek infrastruktur, baik dari PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT), pemerintah, BUMN/BUMD, maupun swasta. Hal ini sejalan dengan fokus kami untuk mendiversifikasi pendapatan melalui lini bisnis yang prospektif," ujar Fandy pada Selasa (26/11).
Sejak diluncurkan pada 2021, bisnis penyewaan alat berat WSBP terus menunjukkan perkembangan. Hingga Oktober 2024, sebanyak 472 truk mixer dan 4 truk trailer telah disewakan untuk berbagai proyek, termasuk penyewaan roughter crane untuk proyek jalan tol.
Sebagai bentuk keseriusan dalam optimalisasi aset, WSBP membentuk divisi khusus peralatan pada Agustus 2024 untuk mengelola penyewaan alat berat secara terintegrasi. Divisi ini memastikan semua alat berat yang disewakan dalam kondisi prima, didukung oleh mekanik berpengalaman dan sistem pengelolaan profesional.
Workshop WSBP di Cikopo, Jawa Barat, menjadi pusat layanan untuk perbaikan dan penyewaan alat berat seperti truk mixer, batching plant, wheel loader, genset, dan ekskavator. Dengan mekanik andal, WSBP memastikan seluruh alat berat yang disewakan maupun digunakan berada dalam kondisi optimal dan siap pakai.
"Seluruh kebutuhan sewa alat kami suplai dari Workshop WSBP Cikopo untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan," tambah Fandy.
Lini bisnis ini menjadi wujud komitmen WSBP dalam menghadirkan solusi sesuai kebutuhan pasar sekaligus mendukung pertumbuhan infrastruktur nasional.
Related News

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG

Laba Tumbuh Moderat, 2024 Pendapatan BELL Sentuh Rp585 Miliar

Pendapatan Drop, DILD 2024 Tabulasi Laba Rp174,76 MiliarĀ

Melambung 295 Persen, WIFI 2024 Gulung Laba Rp231 Miliar

Laba dan Pendapatan Tumbuh, Ini Kinerja GOLF 2024