Waspada! IHSG Terjebak Zona Merah
:
0
Petugas kebersihan menyisir teras depan Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin terkoreksi 0,70 persen menjadi 7.024. Perosotan indeks itu, disertai dengan kemunculan volume penjualan. So, untuk jangka pendek, indeks masih rawan melanjutkan koreksi.
Pelemahan indeks itu, untuk menguji rentang area 6.974-7.007 terlebih dahulu. Sebaiknya, investor tetap mencermati area support 6.931. kalau indeks menembus area tersebut, skenario merah akan berjalan. Di mana, indeks akan melanjutkan koreksi untuk menguji 6.742-6.853.
Namun sebaliknya, apabila masih mampu bertahan di atas area support, Indeks berpeluang menguji area 7.129-7.176 sebagai target terdekat. Singkatnya, sepanjang perdagangan hari ini, Kamis, 6 Februari 2025, indeks akan mengorbit area support 6.931-6.843, dan resistance 7.182-7.254.
Berdasar data itu, MNC Sekuritas menyarankan investor untuk mengoleksi sejumlah saham berikut. Yaitu, Bank Jago (ARTO) speculative buy Rp2.200-2.230 per saham dengan proyeksi harga di kisaran Rp2.300-2.420 per lembar, dan stop loss di posisi Rp2.190 per eksemplar.
Essa Industries (ESSA) buy on weakness Rp775-805 dengan target Rp860-905, dan stop loss Rp740. Indofood (INDF) speculative buy Rp7.450-7.525 dengan proyeksi Rp7.875-8.075, dan stop loss Rp7.375. Bukit Asam (PTBA) buy on weakness Rp2.680-2.700, target Rp2.800-2.880, dan stop loss Rp2.630. (*)
Related News
IHSG Jebol ke 5.874 Pagi Ini! Saham Big Banks Kompak Merah
IHSG Pagi Dibuka Kembali Tertekan 0,73%, Lanjutkan Kejatuhan Kemarin
Aksi Jual Asing Reda, IHSG Siap Rebound
IHSG Rawan Koreksi, Pantau Saham-Saham Berikut!
IHSG Terus Tertekan, Pelaku Pasar Khawatirkan ini
Nama Konglo di Daftar Saham HSC Baru, Ada Emiten Dato Sri Tahir





