WSBP Perkuat Likuiditas dengan Asset Disposal Berkelanjutan
:
0
Ilustrasi: Karyawan WSBP.
EmitenNews.com - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) menyampaikan akan melaksanakan Aksi Korporasi Asset Disposal atas Peralatan Non-Produktif.
Fandy Dewanto Corporate Secretary PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) dalam keterangannya menjelaskan bahwa perseroan dalam rangka meningkatkan optimalisasi aset dan memperkuat likuiditas, WSBP melakukan penawaran sampai penetapan pemenang sebagai proses Asset Disposal atas Peralatan NonProduktif Perseroan dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) di Palembang pada 27 Desember 2024-8 Januari 2025.
Asset Disposal atas Peralatan Non-Produktif Perseroan ini merupakan upaya WSBP untuk meningkatkan efisiensi beban pemeliharaan, penyimpanan, dan penyusutan aset-aset yang tidak produktif atau tidak dapat lagi mendukung operasional perusahaan.
Aksi korporasi ini merupakan upaya implementasi WSBP dalam mematuhi Perjanjian Perdamaian yang telah disahkan (homologasi).
Informasi atas Transaksi Asset Disposal atas Peralatan Non-Produktif, sebagai berikut:
Perseroan melelang 11 unit aset peralatan yang terdiri atas 2 paket lelang peralatan berat berupa Batching Plant, Gantry Crane, Genset, Wheel Loader, dan Truck Mixer.
Seluruh aset peralatan yang dilelang telah melalui proses penilaian Penilaian Kantor Jasa Penilai Publik Firdaus, Ali dan Rekan. Harga terbentuk dari proses lelang adalah sebesar Rp1,86 miliar.
“ Dana yang diperoleh dari Asset Disposal atas Peralatan Non-Produktif Perseroan ini juga diharapkan dapat meningkatkan likuiditas di mana dapat dialokasikan untuk kegiatan yang lebih produktif dan strategis, sehingga dapat meningkatkan kinerja keuangan perusahaan secara keseluruhan. “ jelas Fandy.
Kegiatan korporasi ini merupakan upaya WSBP untuk dapat dapat mengurangi beban operasional yang tidak diperlukan dan memaksimalkan penggunaan aset yang produktif guna mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan perusahaan, tutup Fandy dalam keterangannya.
Related News
Lunasi Obligasi 7 September, Bank SulutGo Alokasikan Dana Rp750 Miliar
APBN 2027 Target Pertumbuhan 6%, Asumsi Rupiah Rp17.500/USD
Di Sidang MPR, Prabowo akan Usut Direksi BUMN 32 Tahun ke Belakang
Di Sidang MPR Presiden Ungkap Keberhasilan Swasembada 8 Komoditas
Emas Antam Turun Rp36 Ribu Terimbas Profit Taking Global
Nikkei Tembus 69.400, Saham Jepang Melejit Ikuti Wall Street





