XL Axiata (EXCL) Luncurkan Teknologi Fiber To The Room, Ini Keunggulannya
EmitenNews.com - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) atau (EXCL) melalui produk XL SATU meluncurkan teknologi Fiber To The Room (FTTR) untuk memastikan berinternet yang lebih lancar, cepat, dan stabil secara merata di seluruh ruangan rumah atau bangunan.
"Teknologi ini mampu mencegah penurunan kecepatan yang disebabkan jaringan WiFi konvensional yang kurang mampu menembus sekat, seperti tembok dan partisi rumah dan gedung," kata Group Head Product Strategy XL Axiata, Rendhita Istimarini Putri, di Jakarta, Senin.
Dia menyatakan, penggunaan serat optik FTTR akan memastikan pengalaman berinternet yang lebih lancar, cepat, dan stabil secara merata di seluruh ruangan rumah atau bangunan.
FTTR, katanya lagi, adalah solusi inovatif dengan pemasangan kabel fiber optik sebagai media jaringan, yang dipasang di masing-masing ruangan di sebuah rumah atau bangunan. Teknologi ini memastikan kestabilan dan kecepatan internet yang merata ke seluruh ruangan di rumah yang tidak bisa dijangkau oleh perangkat mesh wifi.
Perangkat FTTR mampu memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggannya dalam menikmati video online streaming, online gaming, layanan telecommuting, serta memberikan pengalaman ekosistem smart home yang konsisten, stabil, dan mulus.
Perusahaan telekomunikasi digital tersebut terus memperluas area layanan XL SATU Fiber di Indonesia. Sebelum Batam, XL SATU Fiber sudah hadir di kota-kota besar di seluruh Indonesia, seperti Jabodetabek, Bandung, Cirebon, Semarang, Surabaya, Pontianak, Makassar, Balikpapan, Samarinda, Manado dan sekitarnya
Group Head Network Planning & Design XL Axiata Fadly Hamka mengatakan XL SATU merupakan layanan konvergensi pertama di Indonesia yang dihadirkan oleh perusahaan yang menyediakan layanan internet di rumah dan secara mobile dalam satu paket sehingga mempermudah pelanggan untuk bisa mengakses internet baik di rumah maupun di luar rumah dengan satu langkah mudah.
Related News
Siaga Lonjakan Listrik Saat Lebaran, PGEO Pastikan Pasokan Aman
Ngotot Mau Akuisisi Jungleland Yang Masih Merugi, Ini Alasan JGLE
Topline 2025 DAAZ Menguat Jadi Rp13T, Laba Malah Jeblok 42,1 Persen
Laba Emiten Poultry (CPIN) Melonjak 52 persen ke Rp5,6 Triliun di 2025
Terpangkas 91,93 Persen, MBAP Akumulasi Laba USD1,54 Juta
Pendapatan Rp6,44T, Laba SGRO Anjlok 44,26 Persen





