Zankore by Indosat, Potensi Sumber Cuan Baru Bagi ISAT
:
0
Zankore by Indosat, infrastruktur AI yang berpotensi jadi sumber pertumbuhan baru bagi ISAT ke depan. Foto: ISAT
EmitenNews.com - Saham Indosat (ISAT) ditutup koreksi 3,31 persen atau turun 90 poin ke level 2.630. Meski demikian, jika ditilik sepekan terakhir ISAT menguat 3,54 persen atau +90 poin, tiga bulan terakhir pun terpantau masih menanjak, menguat 28,29 persen atau naik 580 poin.
Bersamaan dengan kinerja sahamnya, Indosat (ISAT) diketahui tengah membangun infrastruktur AI untuk pasar global dengan Asia-Pasifik ditarget sebagai landasan peluncurannya.
Hal itu diumumkan Indosat pada 6 Agustus 2026, dan dalam menggarap infrastruktur bertaraf global itu atau Zankore by Indosat ini, ISAT menggandeng Ooredo Group, Nokia hingga NVIDIA.
Dengan target penyebaran kapasitas NVIDIA DSX AI Factory sebesar 1 gigawatt (GW), Zankore by Indosat meletakkan dasar bagi salah satu platform infrastruktur AI terbesar di kawasan Asia-Pasifik.
Presiden Direktur dan CEO Indosat (ISAT), Vikram Sinha menuturkan bahwa Zankore akan menghadirkan sekitar 200 megawatt (MW) kapasitas AI pada paruh pertama tahun 2027, yang didukung oleh NVIDIA GB300 NVL72.
Platform ini juga akan menggabungkan NVIDIA DSX MaxLPS, yang secara dinamis mengoptimalkan daya di seluruh armada GPU untuk memulihkan daya yang terbuang dan meningkatkan kapasitas komputasi dalam batasan daya fasilitas yang tersedia.
MaxLPS dirancang untuk memungkinkan hingga 40% lebih banyak komputasi dalam anggaran daya yang sama, meningkatkan kapasitas Zankore untuk melayani pelanggan dan menghasilkan pendapatan.
"Dengan menyatukan seluruh rangkaian AI, mulai dari model seperti Sahabat-AI hingga kemampuan jaringan cerdas termasuk AI Grid dan AI-RAN, Zankore by Indosat menyediakan fondasi terpercaya untuk mempercepat adopsi AI dalam skala besar," ujar Vikram dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (25/8).
Investment Analyst Stockbit, Christian William Munaba juga menilai bahwa pembentukan Zankore merupakan perkembangan positif bagi ISAT. Menurutnya, fasilitas tersebut diperkirakan memberikan kontribusi laba sekitar Rp1,2 hingga Rp2,0 triliun bagi ISAT atau setara tambahan 18-30 persen laba bersih.
"Dan juga bergantung pada seberapa besar kepemilikan ISAT di Zankore, yang hingga saat ini belum diketahui pastinya," tulis Christian.
Related News
Strategi IAS Perkuat Pertumbuhan IPCC, Trafik Kargo Naik 19,57 Persen
Emiten Laptop Jadwal Dividen 76 Persen Laba, Cum Date 28 Oktober
Laba Q3 AXIO Melesat 83 Persen, Investor Dapat Jatah Dividen Interim
HSBC Holdings Gulung Ratusan Juta Helai, Saham APEX Drop 41 Persen
Kaji Buyback, Saham BBTN Tinggalkan Zona Merah
Grup Sinarmas Gelontor Dividen Jumbo, Yield Tembus 16 Persen





